0 items in your shopping cart

No products in the cart.

Perbedaan Kain Voal dan Polycotton

Hijab selain sebagai menutup aurat bagi kaum hawa juga merupakan gaya fashion di era sekarang ini. Memilih hijab dengan kriteria yang pas dengan penampilan, sangat penting sekali. Kriteria tersebut bisa dimulai dengan memilih jenis bahan hijab, motif dan model hijab yang bisa memberikan kenyamanan dan kesan modis.

cantik hijab voal

Pilihan yang menjadi kriteria utama bagi para hijaber adalah jenis kain yang nyaman. Kemudian model hijab yang masih populer saat ini adalah hijab printing karena dengan berbagai motif printing maka pilihan bagi hijaber sangat banyak dan bisa disesuaikan dengan penampilan mereka. Namun dari berbagai banyak jenis kain yang digunakan untuk hijab, jenis kain voal dan polycotton masih menjadi trending pilihan bagi desainer dan pengguna hijab.

cantik hijab polycotton

Berbagai kelebihan dari jenis kain voal dan polycotton membuat banyak produsen dan konsumen hijab menyukainya. Dari kedua jenis bahan tersebut mungkin banyak juga dari para hijaber yang belum mengetahuinya. Jadi sebelumnya mari simak beberapa perbedaan antara kain voal dan kain polycotton.

Kain Voal

kain voal

Voal sendiri adalah bahasa Perancis yang memiliki arti jilbab. Jenis kain voal ini terbuat dari bahan serat alami 100 persen dari katun sehingga memiliki karakteristik mudah dibentuk, halus dan lembut. Selain itu jenis kain voal mampu memberikan kenyamanan ketika digunakan beraktifitas sehingga harga dari kain ini harganya sedikit lebih mahal.

Kain voal juga bisa di ketahui dari tekstur kain tersebut, yaitu motif dan serat kain terlihat cukup jelas, dan ketika di dipegang terasa tipis sedikit kaku tetapi kain tidak transparan. Sifat kain yang adem dan menyerap keringat sangat cocok dipakai di iklim tropis.

Kain Polycotton

kain polycotton

Dari namanya saja sudah diketahui bahawa jenis kain ini adalah campuran dari dua bahan yang berbeda yaitu polyester dan cotton. Polycotton memiliki tekstur halus dan lembut , namun jenis kain voal masih lebih halus dan lembut dari polycooton karena voal 100 persen dari serat alami. Polycotton lebih jatuh ketika dibuat hijab dan kain tipis. Polycotton sendiri aslinya nama merk bukan nama jenis kain. Nama kain polycotton sebearnya adalah double hycon.

Polycotton kurang mampu menyerap keringat dari pada Voal, Namun polycotton tidak mudah kusut, polycotton juga lebih licin dari voal. Jadi perbedaan kedua dari jenis kain tersebut bisa menjadi referensi dalam memilih bahan hijab sesuai dengan selera para hijaber.

Leave a response

8 − 7 =