0 items in your shopping cart

No products in the cart.

BAHAN VOAL

Bahan Voal sangat populer digunakan sebagai pembuatan bahan hijab. Bahan ini memiliki memiliki karkteristik spesial sehingga dijadikan bahan pembuatan hijab. Jilbab berbahan voal sangat trending digunakan oleh para selebgram hijab untuk aktivitas sehari-hari. Karena bahan voal memiliki motif dan jenis yang mampu memberikan kenyamanan saat digunkan. Selain itu, jilbab bahan voal juga mampu memberikan penampilan yang modis kekinian.

Trend hijab tidak selalu berdasarkan desain atau model hijab yang menarik saja. Tetapi, trend hijab juga berdasarkan penggunaan bahan pembuatan dari hijab tersebut, dan bahan voal menjadi salah satu bahan yang populer untuk pembuatan hijab. Selengkapnya untuk membahas bahan voal, di bawah ini kami akan menjelaskan tentang bahan voal ini mulai A sampai Z.

Pengertian Bahan Voal

BAHAN VOAL

sumber : https://www.scmedia.id/

Bahan voal merupakan salah satu jenis kain yang terbuat dari serat alami kapas 100%. Sehingga serat alami kapas ini menghasilkan kain dengan permukaan yang halus dan kain mudah di bentuk. Kain terbaik untuk bahan hijab salah satunya adlah bahan voal, karena serat alami bahan ini sangat nyaman saat digunakan di suasana tropis seperti di Indonesia.

Bahan ini yang mudah menyerap keringat mampu memberikan kenyamanan para hijaber saat beraktivitas. Selain itu jenis kain ini juga memiliki karakteristik adem saat digunakan. Para hijaber sangat menyukai bahan voal untuk dijadikan jilbab, karena kain agak kaku sehingga kain mudah dibentuk sesuai dengan keinginan dan penampilan tidak gampang berubah. Namun, dalam perkembangan dunia garmen, maka bahan voal juga berasal dari bahan perpaduan serat alami dengan linen, polyester, silk dan rayon.

Kelebihan Bahan Voal

sumber : https://wolipop.detik.com/

Bahan voal yang memiliki beragam warna dan motif, kebanyakan terbuat dari 100% katun. Namun, jenis kain ini juga ada yang terbuat dari bahan kombinasi serat rayon, linen, silk, dan polyester. Sehingga bahan ini memiliki beberapa kelebihan kain, diantaranya sebagai berikut ini.

Serat Lembut

Serat yang lembut bahan voal ini sangat cocok dijadikan sebagai bahan pembuatan jilbab. Karena bahan ini mampu menyerap keringat dengan baik, sehingga rasa nyaman didapatkan saat menggunakan jilbab berbahan voal. Sirkulasi udara pada serat kainnya juga bagus supaya saat penggunaan tidak gampang gerah

Mudah Di Bentuk

Bahan ini sering digunakan sebagai bahan dasar jilbab karena memiliki karakteristik kain sedikit kaku sehingga kain mudah dibentuk. Jika bahan jilbab menggunakan bahan yang licin maka akan sulit di bentuk dan jika bahan terlalu kaku maka bahan juga gampaka kusut. Namun jilbab bahan voal mudah dibentuk dan tidak gampang kusut.

Motif Bervariasi

Bahan voal memiliki salah satu kelebihannya yaitu memiliki motif kain yang bervariasi. Sehingga pilihan motif yang banyak ini menjadi sangat mudah dipilih sesuai dengan motif kesukaan para hijaber. Pilihan motif yang tepat biasanya disesuaikan dengan busana yang dikenakan supaya penampilan menjadi sempurna dan terlihat cantik.

Kekurangan Bahan Voal

Bahan ini mudah menekuk jika diterpa angin, dan bahan ini juga memerlukan perawatan yang ekstra supaya bahan ini menjadi awet dan tidak gampang sobek.

Jenis Jenis Bahan Voal

sumber : https://www.tokopedia.com/

Voal Basic

Jenis voal basic merupakan jenis kain dengan kandungan polyesternya lebih banyak daripada serat katunnya. Sehingga bahan ini memiliki kualitas paling rendah dijenisnya dengan harga yang paling murah. Jenis bahan ini memiliki karakteristik permukaan yang berbulu, agak kasar, dan kain lebih kaku dibanding jenisnya. Jenis voal basik memiliki ujung kain yang mudah rusak karena serat tenunan terlalu kencang.

Voal Jepang

Voal Jepang merupakan jenis kain voal yang menjadi salah satu pioneer lahirnya trend bahan voal di Indonesia. Jenis kain ini memiliki sifat lembut dan adem saat digunakan. Namun jenis kain ini memiliki kekurangan yang gampang kusut dan kain kaku. Bahan ini banyak disukai karena memiliki varian warna yang beragam sehingga banyak kalangan menyukainnya meskipun saat ini jenis voal Jepang sulit ditemukan dipasaran.

Voal Two Tone

Seperti namanya, jenis bahan ini pada teksturnya memiliki dua jenis warna. Voal twotone pada mulanya menjadi bahan salah satu dari produk hijab yang sangat populer. Sehingga keberadaan jenis bahan ini sudah tidak asing lagi di masyarakat. Saat sedang hitnya, bahan ini sempat banyak duplikasinya dipasaran. Disebabkan produksi bahan ini menurun, maka di tahun 2019 bahan voal two tone sudah tidak beredar lagi dipasaran.

Voal Dobby

Jenis voal satu ini memiliki ciri khas pada tekstur kainnya yang berbentuk kotak-kotak. Selain itu bahan voal satu ini bersifat lemas dan lembut. Penggunaan bahan ini banyak digunakan sebagai bahan pembuatan pashmina. Jenis bahan ini juga pernah menjadi trend dipasaran, tetapi dengan hadirnya bahan yang lebih nyaman dengan kualitas yang lebih bagus, maka voal dobby akhirnya menghilang dipasaran.

Voal Ultrafine

Voal Ultrafine merupakan legenda dan pioner dari semua jenis voal yang pernah hit di Indonesia. Benang ultrafine yang sangat lembut ini banyak dimiliki oleh para produsen konveksi. Bahan ini memiliki kualitas yang bagus sehingga memberikan kenyamanan yang lebih. Tekstur bahan ini memiliki tekstur kasar seperti kain twill namun lembut saat di pegang. Selain itu ketebalan kain cukup lumayan sehingga sirkulasi udara pada bahan juga baik dan bahan ini mampu memberikan sifat adem, mudah menyerap keringat.

Menariknya, bahan voal satu ini memiliki harga yang cukup terjangkau. Selain itu bahan memiliki pilihan warna yang beragam seperti warna soft atau warna pastel yang sangat disukai oleh banyak kalangan.

Voal Superfine

Voal ultrafine yang melegenda menjadi inspirasi hadirnya jenis baru bahan voal, yaitu voal superfine. Jenis kain ini memiliki kualitas diatas bahan voal ultrafine. Karena benang superfine lebih halus dan lembut daripada benang ultrafine. Sehingga jenis superfine memiliki permukaan kain yang lembut dan para hijaber sangat menyukai bahan ini karena sangat nyaman digunakan. Jenis kain ini yang sangat populer dipasaran adalah voal superfine lady sahara.

Voal Ultrasatin

Voal Ultrasatin berasall dari bahan campuran antara katun dan sutra. Sehingga jenis voal ini memiliki karakteristik kain yang sangat lembut dan memiliki permukaan sedikit berkilau. Jenis kain ini berkesan mewah karena tekstur kain yang sedikit berkilau sehingga cocok digunakan pada acara formal dan semi formal.

Voal Water Splash

Voal yang hadir pada tahun 2019, memiliki kelebihan yang unik yang tidak di miliki jenis voal lainnya. Jenis bahan ini memiliki sifat anti air atau water splash, sehingga harga voal watersplash sedikit lebih mahal di bandingkan dengan jenis voal lainnya seperti ultrafine. Meskipun sifat unik yang dimiliki bahn ini anti air, maka banyak produsen hijab menggunakan bahan ini menjadi salah satu bahan andalannya dalam pembuatan hijab.

Keunggulan bahan ini akhirnya memunculkan jenis bahan KW sehingga harus pintar dalam memilih bahan yang asli dipasaran. Cara membedakan bahan voal anti air asli dan yang KW, dengan cara menuangkan air pada kainnya. Jika airnya tidak menyerap, dan akan terus menggumpal di atas kain dalam waktu yang lama, maka yang ini merupakan bahan voal water splash yang asli. Sedangkan voal water splash KW jika air yang dituangkan ke kain akan menggumpal di atas kain sebentar saja dan perlahan lahan akan meresap ke kain.

Penggunaan Bahan Voal

sumber : https://www.printkainbandung.com/

Bahan ini pada umumnya menjadi bahan untuk pembuatan berbagai macam hijab. Namun, penggunaan bahan ini tidak selalu sebagai bahan hijab saja, tetapi bisa digunkan sebagai bahan pembuatan pakaian seperti gaun. Jenis kain voal jika dijadikan bahan pakaian bisa memberikan kesan tubuh penggunan lebih ramping karena keunggulan tekstur dari bahan ini.

Selain untuk bahan gaun, bahan ini juga digunkan dalam pembuatan syal yang dililitkan pada leher. Voal ini sangat cocok karena bahan ini memiliki sifat menyerap air dengan mudah. Syal berbahan voal mampu memberikan kesan anggun dan elegan, selain itu pilihan motifnya juga beragam sehingga pengguna semakin tampak cantik dan lebih kekinian.

Bahan yang tipis ini tidak menghalangi untuk digunakan sebgai bahan pembuatan rok. Rok berbahan voal kan memiliki sifat jatuh dan tampak apik saat digunakan saat berjalan. Pada penggunaan rok, biasanya dilapisi dengan furing supaya tidak menerawang karena bahan ini tipis. Lapisan furing juga berguna supaya rok tidak gampang melayang ketika diterpa angin.

Perbedaan Antara Bahan Voal Dengan Bahan Polycotton

Bahan polycotton merupakan jenis kain seperti namanya, yaitu kombinasi antara bahan katun (cotton) dengan bahan polyester. Kain polycotton memiliki tekstur kain yang cukup halus, namun bahan voal memiliki tekstur yang lebih halus. Selain teksturnya, kain polycotton yang digunakan sebagai jilbab memiliki sifat tidak terlalu adem. Sedangkan bahan voal memiliki sifat adem saat digunakan sebagai jilbab. Tetapi kelebihan kain polycotton terasa lebih jatuh saat dipakai untuk jilbab.

Cara membedakan bahan voal dengan kain polycotton harus mengetahui tentang karakteristik kedua jenis bahan ini. Namun, untuk membedakan kedua jenis bahan ini ada tips gampang, yaitu mengetahui tiga karakteristik kedua bahan tersebut.

Terdapat Bulu Halus Pada Permukaan Bahan Voal

Jika diamati lebih dekat permukaan kain voal, maka akan tampak bulu-bulu halus pada permukaan voal. Untuk memastikan bahwa itu benar-benar bulu halus yaitu dengan cara merabanya. Jika benar terdapat bulu pada permukaan kain, maka dipastikan itu adalah kain voal asli. Sedangkan kain polycotton tidak memiliki bulu halus pada permukaan kainnya.

Tidak Mudah Kusut

Karakteristik dan menjadi salah satu keunggulan voal adalah kain tidak mudah kusut. Sebaliknya, kain polycotton merupakan kain yang gampang kusut dan sulit dibentuk karena memiliki tekstur kain yang licin. Untuk mengembalikan tekstur kain supaya rapi kembali, kain polycotton harus disetrika dahulu. Sehingga bahan voal lebih simpel atau mudah digunakan daripada bahan polycotton.

Mudah Menyerap Keringat

Voal memiliki daya serap keringat yang bagus daripada kain polycotton. Karena bahan voal berasal dari serat kapas 100%. Sehingga kain polycotton gampang menjadi apek jika digunakan berkativitas.

Warna Bernuansa Matte

Warna jilbab bahan voal pada umunya cenderung lebih bernuansa matte, sedangkan warna jilbab dari bahan polycotton cenderung memiliki warna cerah dan glossy.

Cara Merawat Bahan Voal

Cara merawat yang tepat merupakan cara supaya bahan voal ini menjadi awet. Karena dalam cara merawat ini ada beberapa hal yang perlu dihindari dan dilakukan supaya tekstur kain dan warna kain tidak rusak. Cara apa saja yang tepat supaya bahan voal ini menjadi awet ? Selengkapnya bisa di cek di bawah ini.

  • Cuci Menggunakan Tangan

Kain voal yang tipis dan memiliki tekstur halus ini sebaiknya dicuci menggunakan tangan dengan cara menguceknya supaya tekstur kain tidak rusak. Jika terdapat noda, sebelum mencucinya sebaiknya direndam pada air dingin dan deterjen sekitar 15 menit. Kemudian kucek kain dengan perlahan dan lembut. Setelah itu bilas hingga bersih sampai tidak terdapat busa pada kainnya.

Agar tekstur kain tetap lembut, pada bilasan terakhir bisa ditambahkan softener sesuai dengan kadarnya supaya tidak merusak serat kain. Selain deterjen, shampo juga bisa digunakan untuk mencuci bahan voal karena shampo memiliki kandungan bahan yang lembut yang tidak merusak serat kainnya. Pencucian kain voal sebaiknya dilakukan terpisah dengan pakaian kotor lainnya supaya warna yang dimiliki bahan voal ini tetap awet dan tidak terkena luntur warna dari pakaian lainnya.

  • Jemur Di Tempat Teduh

Bahan voal setelah dicuci bersih kemudian dijemur di tempat yang tidak terkena sengatan sinar matahari langsung. Sebaiknya di jemur di tempoat teduh dengan cara diangin-anginkan saja supaya warna tidak mudah pudar dan tekstur kain tidak rusak.

  • Setrika dengan Suhu Sedang

Bahan voal saat disetrika gunakan suhu yang sedang supaya kualitas tekstur dan warna kain tersebut tidak rusak. Pada aktivitas menyetrika gunakan setrika otomatis yang ada pengaturan suhunya supaya tidak terjadi panas yang terlalu tinggi. Pada aktivitas menyetrika, pastikan sebelum di setrika bahan voal benar-benar sudah kering, karena jika masih sedikit basah maka akan merusak warna kain.

  • Simpan Dengan Cara Digantung

Bahan voal sebaiknya tidak disimpan dalam keadaan terlipat supaya tidak menimbulkan bekas lipatan yang akan merusak penampilan. Sebaiknya bahan ini disimpan dengan cara digantung supaya tekstur kain tetap rapi dan tidak ada lipatan. Jika terdapat lipatan pada bahan ini maka sedikit sulit untuk menghilangkannya sehingga penampilan bahan ini akan menurun.

  • Gunakan Pelapis Dalam Penggunaannya

Karena bahain ini tipis dan sedikit menerawang, maka penggunaan lapisan sangat diperlukan. Jika diaplikasikan sebagai jilbab, maka sebaiknya gunakan ciput atau inner supaya tidak menerawang dan aurat akan tertutup dengan baik. Jika bahan ini diaplikasikan sebagai rok, maka penggunaan furing sangat diperlukan. Kelebihan lainnya dalam penggunaan lapisan adalah untuk meningkatkan keawetan tekstur dan warna bahan voal karena tidak langsung terkena keringat.

  • Hindari Menggunakan Peniti

Peniti bisa merusak tekstur kain voal, karena bekas peniti ini akan sedikit sulit dihilangkan. Jika harus menggunakan peniti, sebaiknya dialihkan dengan penggunaan klip, tuspin atau jarup pentul. Dan pastikan penggunaan jarum pentul memiliki ketajaman supaya tidak merusak tekstur kain.

Nah, setelah membahas tentang bahan voal, maka bisa disimpulkan bahawa bahan ini sangat disukai oleh banyak kalangan wanita muslim sebagai bahan jilbab. Beberapa jenis yang dimiliki bisa menjadi pilihan beragam yang bisa disesuaikan dengan keinginan mereka masing-masing. Dari sisi harga juga beragam dan bisa disesuaikan dengan isi kantong masing-masing. Dan yang terakhir adalah perawatan yang sederhana bisa membuat bahan ini menjadi awet.

Leave a response

2 × 5 =