0 items in your shopping cart

No products in the cart.

Penggunaan Kain Crepe

Penggunaan kain crepe banyak ditemui pada bahan pakaian wanita seperti gamis, jilbab, atasan dan rok. Kain yang memiliki ciri khas permukaannya seperti ada butiran pasir ini sudah ada sejak tahun 1911. Disebabkan faktor pembuatannya yang cukup rumit, maka saat itu masih jarang ada dipasaran. Apalagi proses pembuatan salah satu jenis crepe yaitu kain crepe embos. Kain crepe embos ini sangat rumit pembuatannya karena memerlukan mesin tenun khusus dan di saat itu masih jarang sekali.

Penggunaan kain crepe dalam dunia fashion saat ini banyak peminatnya karena sebagai bahan pakaian, penggunaan kain crepe mampu memberikan kenyamanan dan tampilan yang lebih menarik. Kain crepe pada umumnya memiliki beberapa jenis berdasarkan bahan pembuatannya sehingga memiliki kualitas yang berbeda-beda berdasarkan kelebihan dan kelemahannya. Sebelum membahas tentang penggunaan kain crepe, alangkah baiknya mengenal terlebih dahulu karakteristik atau kelebihan dan kelemahan dari bahan crepe sebagai bahan pakaian.

Keunggulan Penggunaan Kain Crepe

Penggunaan Kain Crepe

sumber : https://pusathijabterbaru.com/

Tidak Panas

Keunggulan penggunaan kain crepe sebagai bahan pakaian salah satunya bahan tidak panas saat digunakan. Sehingga kain crepe sangat cocok digunakan di daerah yang beriklim tropis seperti di Indonesia. Dengan menggunakan kain crepe sebagai bahan pakaian membuat aktivitas sehari-hari menjadi nyaman.

Sifat Kain Jatuh

Pada umumnya jenis kain crepe memiliki sifat jatuh sehingga penggunaan kain crepe sebagai bahan pakaian memberikan tampilan yang cantik dan terlihat rapi karena sifat kainnya jatuh.

Tekstur Unik

Tekstur kain crepe ada yang mengatakan seperti butiran pasir, ada juga yang mengatakan seperti tekstur kulit jeruk. Sehingga tekstur ini sangat unik karena tampilan yang terlihat kasar tetapi saat di sentuh akan terasa lembut. Tekstur unik yang dimiliki oleh kain ini mampu memberikan kesan modis dan kekinian.

Kelemahan Penggunaan Kain Crepe

sumber : https://pusathijabterbaru.com/

Kain Tipis

Kain tipis pada penggunaan kain crepe sebagai bahan pakaian sebenarnya juga menjadi keunggulan karena memberikan rasa adem pada kulit. Namun bahan tipis ini lebih masuk dalam kategori kelemahan dari kain crepe. Meskipun kain tipis, penggunaan kain crepe sebagai pakaian tidak menerawang sehingga produsen pakaian dan pengguna menyukai pakaian berbahan crepe ini.

Tidak Tahan Panas

Kain yang tipis membuat kain crepe tidak tahan dengan suhu yang panas, sehingga jika disetrika dengan suhu panas yang tinggi maka kain crepe akan mengkerut. Kelemahan satu ini tidak menghambat penggunaan kain crepe sebagai pakaian.

Nah, setelah mengenal beberapa keunggulan dan kelemahan penggunaan kain crepe sebagai bahan pakaian maka yang perlu diketahui lagi adalah jenis kain crepe dan penggunaannya.

Jenis Kain Crepe dan Penggunaannya

sumber : https://pusathijabterbaru.com/

Kain Bubble Crepe

Bubble crepe memiliki ciri kain yang teksturnya seperti gelembung. Jenis crepe ini juga memiliki nama lainnya seperti bubble pop, crezia crepe, dan bubble turkey. Jenis kain ini terbuat dari bahan benang sintetis dengan karakteristik elastis dan adem saat digunakan sebagai bahan pakaian. Jenis bubble crepe merupakan jenis crepe dengan tekstur yang kuat seperti kulit jeruk dibandingkan jenis crepe lainnya.

Penggunaan kain crepe jenis ini pada pakaian banyak digunakan sebagai bahan pembuatan gamis, baju, tunik, dan rok. Pada umumnya kain ini banyak digunakan sebagai bahan pakaian wanita karena memiliki tekstur yang unik. Jenis crepe ini juga banyak digunakan sebagai jilbab instan karena kain ini memiliki karakteristik elastis yang nyaman saat digunakan.

Kain Diamond Italiano

Kain diamond Italiano merupakan salah satu jenis kain crepe dengan beberapa ciri yang dimilikinya, diantaranya memiliki permukaan yang kasar seperti butiran pasir dan bahannya lentur. Jenis kain crepe ini sudah sangat populer dipasaran dan sangat disukai oleh kalangan wanita sebagai bahan pembuatan berbagai pakain untuk wanita mulai dari baju hingga hijab. Jenis kain diamond italiano ini disukai karena mampu memberikan kesan unik yang modis untuk digunakan bahan baju kekinian.

Selain itu penggunaan kain crepe ini disukai juga disebabkan oleh kain yang memiliki sifat adem, tidak licin, lentur sehingga nyaman saat digunakan dicuaca tropis.

Kain Moss Crepe

Kain moss crepe memiliki tekstur yang hampir serupa dengan jenis kain diamond crepe. Tekstur yang dimilikinya seperti butiran pasir rapat. Perbedaan kedua jenis crepe ini terletak pada kelenturan kain, yaitu moss crepe lebih lentur daripada diamond italiano crepe. Penggunaan kain crepe jenis ini pada umumnya digunakan sebagai bahan pembuatan jilbab karena jenis crepe ini memiliki sifat jatuh dan kain tidak transparan sehingga sangat nyaman digunakan sebagai jilbab

Kain Arabian Crepe

Jenis crepe satu ini adalah kain moss crepe dengan kualitas yang lebih bagus. Perbedaan yang mecolok dari keduanya antara arabian crepe dengan moss crepe adalah arabian crepe memiliki tekstur kain yang lebih lembut dari moss crepe. Untuk penggunaan kain crepe ini juga banyak digunakan sebagai bahan pembuatan gamis dan jilbab. Namun jenis crepe satu ini juga bisa digunakan sebagai bahan pakaian lainnya.

Kain Wolly Crepe

Kain wolly crepe merupakan salah satu jenis kain crepe dengan ciri memiliki ketebalan yang bagus dibanding jenis kain crepe lainnya. Meskipun memiliki permukaan berpasir, tetapi jenis crepe satu ini jika diraba halus dan tidak terasa tekstur pasirnya. Pengunaan kain crepe ini juga biasa digunakan sebagai bahan gamis dan hijab.

Kain Barbie Crepe

Jenis kain barbie crepe merupakan jenis crepe premium dengan kualitas yang bagus diatas kain wolly crepe. Jenis kain crepe ini memiliki kelembutan yang bagus sehingga kualitas jenis crepe ini terbaik. Kualitas bahan yang bagus membuat jenis kain barbie crepe harganya lebih mahal daripada kain wolly crepe. Penggunaan kain crepe ini juga sering dijadikan sebagai bahan pembuatan gamis dan hijab.

Kain Baby Doll

sumber : https://pusathijabterbaru.com/

Kain jenis ini termasuk jenis kain ceruti premium yang masuk kategori keluarga crepe. Kelebihan jenis crepe ini adalah kain memiliki karakteristik sangat jatuh dan adem sehingga nyaman saat digunakan dicuaca panas. Penggunaan jenis crepe ini sering dipakai sebagai bahan untuk jilbab syari dua layers.

Nah, beberapa jenis kain crepe diatas bisa menjadi literasi kita semua dalam memilih gamis dan hijab karena kedua item pakaian tersebut banyak menggunakan bahan crepe, meskipun gamis dan hijab banyak juga dari bahan lainnya seperti katun, rami, dll. Kain crepe pada penggunaannya memang banyak digunakan sebagai bahan pakaian wanita, terutama hijab dan gamis. Tentunya jenis kain crepe digunakan sebagai bahan gamis dan hijab disebabkan oleh kelebihan kain, seperti mampu memberikan tampilan yang modis dan kekinian, mampu memberikan kenyamanan saat digunakan dicuaca panas, dan lain-lainnya.

Perlu juga diketahui bagi pemerhati fashion, jenis kain crepe juga akan terus mengalami perkembangan seiring dunia garmen yang terus mengalami perkembangan. Perkembangan yang bisa diketahui salah satunya adalah akan munculnya jenis baru kain crepe dengan karakteristik baru juga.

Leave a response

17 − fifteen =