0 items in your shopping cart

No products in the cart.

5 Jenis Kain Linen

Jenis kain linen ada 5 macam yang bisa diketahui. Kelima jenis kain linen tersebut memiliki karakteristik dan penggunaan yang berbeda-beda. Sebelum membahas lebih jauh tentang jenis kain linen sebaiknya kita mengetahui dahulu tentang kain linen. Apa sih kain linen itu ? Kain linen adalah salah satu jenis kain yang terbuat dari bahan serat alami yaitu serat linen atau rami. Untuk penjelasan lebih singkat tentang kain linen akan kami bahas di bawah ini.

Sekilas Tentang Kain Linen

Jenis Kain Linen

sumber : https://olympics30.com/

Seperti yang telah diuraikan di atas bahwa kain linen adalah salah satu jenis kain yang terbuat dari bahan serat alami dari tumbuhan linen atau rami. Kain linen ini memiliki ciri khusus yang unik pada serat kainnya, yaitu memiliki serat benang dengan ukuran besar dan tampak terlihat oleh mata telanjang. Namun tampilan yang kasar ini sesungguhnya jika di raba atau disentuh akan terasa lembut dan halus.

Serat kain linen yang tampak longgar ini memiliki keunggulan yaitu kainnya memiliki daya tahan yang lama dibandingkan dengan jenis kain yang setara dengan kain linen seperti kain katun. Karena memiliki dya tahan yang kuat dan kualitas di atas kain katun maka kain linen memiliki harga lebih mahal. Dahulu kain linen hanya digunakan oleh para bangsawan dan orang-orang kaya saja. Namun saat ini dengan teknologi yang canggih pembuatan kain linen lebih mudah sehingga harganya bisa dijangkau oleh banyak orang.

Kekuatan Istimewa Kain Linen

sumber : https://notepam.com/

Kekuatan istimewa dari kain linen yaitu memiliki kain dengan daya tahan yang terbaik. Jenis kain linen memiliki kekuatan hingga 30% lebih bagus daripada serat katun, namun linen kainnya sedikit kaku. Awalnya dulu kain ini berwarna kuning muda (blondie) dengan permukaan sedikit berkilauan dan halus saat diraba.

Dahulu jenis kain ini juga difungsikan untuk membungkus mumi dan ini terbukti saat para arkeolog menemukan jasad mumi, kain linen yang membungkusnya masih dalam keadaan baik. Sehingga bukti kain linen memiliki daya tahan yang terbaik sudah terbuktikan dari peristiwa ini.

Namun, untuk mendapatkan kekuatan kain ini juga perlu untuk mengetahui kelemahannya supaya dalam menyimpannya tidak dalam kondisi sembarangan. Simpan dalam ruangan yang memiliki kelembaban yang tepat, kemudian kondisi kain linen saat disimpan harus dalam keadaan kering sehingga kekuatan istimewa dari kain linen bisa dirasakan yaitu bisa bertahan lebih lama atau awet.

Perkembangan teknologi tekstil juga menciptakan jenis kain linen dengan beragam dan setiap jenis kain linen ini memiliki kualitas yang berbeda-beda. Apa saja jenis kain linen yang berkembang dipasaran saat ini ? Selengkapnya akan kami bahas di bawah ini.

Jenis Kain Linen

sumber : https://elmodista.com/

Linen Viscose Atau Linen Euro

Jenis kain linen viscose merupakan salah satu jenis dari kain linen yang memiliki beberapa karakteristik yang bisa dikenali diantaranya kainnya yang kaku dan jenis ini memiliki serat kain yang longgar atau paling besar di antara jenis kain linen lainnya. Oleh karena itu jenis kain linen viscose atau euro ini memiliki sifat menerawang sehingga jenis ini banayak dimanfaatkan sebagai bahan gorden. Karakteristik lainnya dari jenis kain linen ini memiliki sifat kain yang tidak mudah jatuh dan kainnya berat.

Linen Look

Linen look juga bagian dari jenis kain linen dengan kelebihan kain yang memiliki kualitas bagus. Kualitas terbaik kain ini bisa dibuktikan dengan cara merabanya, saat diraba maka kain ini akan terasa lembut dan halus apalagi kain ini dijadikan sebagai bahan dasar pakaian, maka akan terasa sangat nyaman saat digunakan.

Kain linen memang memiliki ciri khas serat kain yang longgar dan itupun juga ada pada karakteristik jenis kain linen look. Tetapi serat linen look memiliki komposisi serat-seratnya lembut dan halus. Sehingga jenis kain linen ini memiliki beberapa karakteristik empuk, lucin, lembut, halus dan juga jatuh. Tekstur benang jenis linen ini juga tampak terlihat jelas sehingga jenis ini dinamakan linen look. Jenis linen ini pada pemanfaatannya sering digunakan sebagai bahan pembuatan kemeja, baju koko, gamis, jilbab dan jenis pakaian lainnya.

Linen Lineta Atau Linen Slub

Jenis kain linen lineta atau linen slub bisa dikenali dengan melihat susunan kainnya yang memiliki susunan serat kain yang rapat. Selain itu jenis linen ini tampak tekstur kainnya ada serat kain yang menyilang pada permukaannya. Jenis linen ini memiliki sifat kain yang lebih tipis dibandingkan dengan jenis look ataupun viscose.

Karaktersitik kain ini berlawanan dengan jenis linen look, jika linen look memiliki sifat lembut saat di sentuh maka kain jenis linen lineta ini akan terasa lebih kasar. Selain itu sifat dingin kain masih di bawah kualitas linen look. Jadi secara umum jenis kain linen lineta memiliki karaktersitik kasar, tidak mengkilap dan jatuh.

Linen Kenzo

Jenis kain linen ini merupakan jenis baru yang beredar dipasaran. Linen kenzo juga tidak jauh dari jenis linen slub. Artinya karakteristik yang dimilikinya hampir sama sehingga untuk memilih salah satu diantara kedua jenis linen ini harus memiliki pengetahuan yang baik tentang kedua jenis linen ini. Kesamaan karakteristik yang dimiliki oleh linen kenzo dan linen slub diantaranya kain yang kasar, cenderung agak panas. Namun penggunaan kain kenzo lebih sering dijadikan sebagai bahan pembuatan blazer, gamis pria dan baju koko.

Linen 3G

Kain linen 3G merupakan salah satu jenis kain linen baru. Jenis kain linen ini memiliki tampilan yang sangat elegan dan memiliki ciri khas yang unik. Keunikan jenis kain ini yaitu memiliki tekstur menyerupai serat kayu, namun memiliki kesan lebih modern dan cutting edge. Sehingga kain ini diberikan nama kain linen 3G.

Jenis kain linen 3G ini memiliki karakteristik kain diantaranya bahannya tidak terlalu halus, tidak licin dan kainnya jatuh serta ringan. Ciri khas dari jenis kain linen ini adalah adanya garis panjang yang lurus, sejajar dan rapat bila dilihat pada permukaan kainnya. Jenis linen ini memiliki ketebalan di bawah kain linen kenzo. Pada penggunaan jenis linen ini sering digunakan sebagai baan pembuatan gamis dan baju koko.

Manfaat Kain Linen

sumber : http://id.chinapbt.net/

  • Kain linen dimanfaatkan sebagai bahan tali, pakaian, jala, layar kapal laut, hingga pembungkus mumi.
  • Bahan baku barang keperluan rumah tangga diantaranya seprai, bed cover, tirai/gorden, tudung lampu, taplak meja dan lain-lainnya.
  • Pada bidang seni kain linen juga dimanfaatkan sebagai kanvas linen untuk media gambar.
  • Di bidang kesehatan kain linen juga dimanfaatkan sebagai perban, selain itu kain linen juga digunakan sebagai bahan pembalut wanita.
  • Industri fashion modern kain linen dimanfaatkan sebagai bahan bermacam jenis dan model pakaian modern mulai dari bahan gamis, bahan baju koko, dan bahan jenis pakaian modern lainnya.

Leave a response

16 − 3 =