0 items in your shopping cart

No products in the cart.

Kain Linen

Kain linen merupakan kain yang bisa bertahan puluhan tahun apabila dirawat dengan baik. Kain ini biasanya digunakan untuk perlengkapan meja makan, baju, kerajinan tangan, dan juga bedding set.  Seperti namanya, kain linen merupakan kain yang terbuat dari serat tumbuhan linen. Jika semakin lama digunakan dengan diimbangi proses pencucian yang baik dan benar, maka kain linen terasa sangat nyaman digunakan.

sumber : https://id.carousell.com/

Kain yang merupakan kain tertua di dunia ini keberadaannya tidak terlalu banyak seperti kain yang terbuat dari serat kapas, karena memiliki proses pengolahan yang lebih panjang dibandingkan dengan proses pengolahan kain dari serat kapas. Tidak seperti kain serat kapas, kain linen memiliki tekstur yang tebal, permukaannya nampak halus dan bersifat kaku.

Dibandingkan dengan jenis kain katun pada umumnya, serat kain linen memiliki ketahanan yang lebih baik dengan ciri khas berupa serat benang yang sangat besar dan tampak jelas. Kain linen memiliki banyak keunggulan dan merupakan bahan kain yang mahal.

Pengertian Kain Linen

sumber : http://plazakain.com/

Kain linen adalah kain atau jenis benang yang terbuat dari serat linen (serat batang rami halus). Kain ini mengalami berbagai proses, mulai dari serat rami halus yang diolah hingga menjadi kain yang siap pakai. Bahan kain linen terbuat dari bahan yang berwarna abu-abu kecoklatan, sifatnya kering dan alamiah.

Zaman dahulu di daerah Mesir, kain ini digunakan untuk membungkus mumi sebagai simbol cahaya dan kesucian. Salah satu ikon fashion Mesir, yaitu Cleopatra juga mengenakan kain jenis ini. Hal ini membuktikan bahwa kain linen sudah terkenal sejak zaman dulu. Di Indonesia, kain linen merupakan salah satu pilihan untuk industri tekstil.

Kain linen lebih banyak diolah dari bahan alami yang berupa flax (rami halus). Serat ini memiliki kilau linen yang sangat alami dan juga lebih kaku. Pengolahannya dimulai dengan cara membusukkan rami terlebih dahulu setelah dipanen. Rami siap dikeringkan setelah proses pembusukan, dan untuk memisahkan seratnya, rami harus dipotong supaya lebih mudah dalam proses pemisahan.

Dibandingkan dengan serat lainnya, linen memiliki serat yang lebih panjang. Panjangnya mencapai 25-150 cm. Dan memiliki diameter yang rata-rata berkisar 12-16 cm. Ruas-ruas sambungan dan guratan memanjang nampak pada seratnya.

Ruas-ruas pada serat tersebut membuat kain linen menjadi bertekstur dan lebih lentur. Ketika sudah dipintal menjadi benang, serat linen akan tampak mengkilap dan halus. Ujung-ujung seratnya tidak berbulu.

Linen memiliki daya serap yang rendah terhadap bahan pewarna yang mengandung unsur kimiawi, sehingga sulit untuk mendapatkan warna yang kuat dalam hal mengikat serat. Maka dari itu, kain ini identik dengan tampak yang natural dan berwarna putih sebab warna tersebut kualitasnya baik untuk bahan linen.

Kain yang terbuat dari serat rami ini memiliki tingkat kepekaan tinggi terhadap bahan-bahan kimia. Jika dibandingkan dengan kain katun, kain linen memiliki kemampuan menyerap air lebih cepat. Linen dapat kamu temui dalam pembuatan objek yang kuat seperti dalam pembuatan jaring ikan, pembuatan benang jahit dan juga pembuatan senar.

Kain ini nyaman ketika digunakan didaerah yang beriklim panas maupun dingin karena memiliki sifat yang sejuk dan mampu menyerap keringat. Serat rami ini memiliki harga jual yang relatif tinggi sebab kualitasnya baik. Karakteristik dan sifatnya memiliki kesamaan dengan serat kapas. Untuk menghasilkan bahan baku tekstil, keduanya sama-sama dipintal dan dicampur dengan serat lainnya.

Terdapat fakta yang mengatakan bahwa linen merupakan bahan dasar pertama kali yang digunakan manusia untuk membuat kain. Hal ini terbukti bahwa sepanjang sejarah peradaban manusia kain ini merupakan kain pertama yang dikenal. Serat rami halus harus di proses secara kompleks untuk mendapatkan lembaran kain linen. Tanaman ini hanya dijumpai di daerah-daerah tropis, sehingga daerah tertentu saja yang bisa memproduksi kain linen.

Contoh daerah tropis yang dapat ditumbuhi tanaman rami ialah pulau Jawa dan Sumatra. Tanaman rami dapat berkembang baik dan tumbuh subur di daerah yang memiliki curah hujan tinggi.

Kain linen termasuk konduktor panas yang baik karena mampu melepaskan panas tubuh. Lapisan lilin nabati yang dimiliki tanaman rami ini menimbulkan kesan kilauan yang halus ketika dijadikan tekstil. Serat alami ini memiliki kekuatan yang dua-tiga kali lebih kuat jika dibandingkan dengan serat kapas. Kain ini memiliki ketahanan yang baik terhadap abrasi dan degradasi oleh panas.

Tidak hanya konduktor yang baik, kain linen juga termasuk isolator yang baik sebab kain ini mampu menyerap panas dan menghangatkan tubuh ketika cuaca dingin. Linen dapat membal secara cepat dan memiliki elastisitas yang buruk, faktor itulah yang menyebabkan bahan linen mudah kusut. Baju yang terbuat dari bahan linen tidak mudah kotor karena kainnya mudah dibersihkan dari noda. Jika sering dicuci, maka akan lebih lembut.

Jenis kainnya memiliki kemampuan melepas dan menyerap kelembaban lebih cepat jika dibandingkan dengan kain serat kapas yang dipintal. Linen merupakan kain yang berasal dari serat alami sehingga tidak menyebabkan alergi dan dianggap aman. Kain lembut ini banyak digunakan dalam produk rumah tangga seperti handuk, taplak meja, serbet, seprei dan juga sarung kursi.

Tanaman rami sangat mudah dibudidayakan dan juga mendukung pelestarian alam di daerah tropis. Rami ini tanaman yang berupa dahan-dahan rumpun. Dia tahan dari berbagai penyakit tanaman dan memiliki ketahanan yang baik terhadap serangan hama. Serat alami ini diperoleh dari balik batang dahan rami.

Ada beberapa karakteristik kain linen yang perlu kamu ketahui, yaitu:

  1. Kain linen membutuhkan perawatan yang khusus karena mudah rusak jika terkena pemutih, keringat, dan juga jamur.
  2. Pakaian yang terbuat dari kain linen mudah kotor, namun disisi lain pakaiannya terasa halus, tampak mengkilap dan terlihat mahal.
  3. Kain linen yang high quality memiliki permukaan yang sangat rapi dan halus.
  4. Jika tidak dirawat dengan baik, kain ini akan terlihat kurang menarik dan rusak. Maka dari itu, lebih baik kain ini sering dicuci sehingga permukaannya semakin lembut.
  5. Kain linen ini identik dengan tampak yang natural, warna pucat dan sedikit pucat.
  6. Kain ini memiliki dua fungsi dalam dua cuaca yang berbeda. Jika digunakan saat cuaca dingin, kain ini bersifat menghangatkan. Sedangkan saat cuaca panas, jika menggunakan kain ini akan terasa sangat sejuk.
  7. Jika dibandingkan dengan serat alami yang lain kain ini termasuk dalam golongan serat nabati terkuat. Dengan ketebalan yang konsisten, permukaan kain linen terlihat berkilau.
  8. Jika didihkan menggunakan bubuk pemutih, alkali ataupun bahan oksidasi lainnya, serat kain linen lebih rentan hancur.
  9. Kain linen sangat mudah kusut dan mengkerut sebab kain ini memiliki elastisitas yang buruk.
  10. Kain linen tidak bisa dilipat secara berulang karena jika dilipat berulang akan meninggalkan bekas lipatan yang sangat tajam sehingga mudah sobek.

Macam-macam Kain Linen

sumber : https://www.bahankain.com/

Kain linen merupakan salah satu jenis kain yang nyaman dipakai, tampak cantik, dan bahan pakaian yang awet karena terbuat dari serat alami tanaman rami. Dengan berkembangnya teknologi saat ini, kain linen ini hadir dengan berbagai macam kualitas. Kain linen dapat dibedakan menjadi beberapa jenis menurut cara menenun dan teksturnya, yaitu…

  1. Linen Holland

Linen jenis ini sangat cocok digunakan untuk penutup lampu dan membuat jendela tanpa tirai. Linen holland ini merupakan jenis linen yang tenunannya sengaja dibuat longgar. Kain ini sulit ditembus oleh sinar matahari dan cenderung buram karena kain jenis ini diproses melalui pencampuran minyak dan pati.

  1. Linen Huckaback

Linen jenis ini dihasilkan dari campuran linen dengan katun atau dari linen murni. Dihasilkan dari benang twisted yang sangat halus, kain ini ditenun dengan menggunakan tangan. Kain ini cocok untuk menghasilkan handuk dalam berbagai kegunaan serta ukuran.

  1. Linen Damask

Kain ini mempunyai pola bunga yang sangat  besar dan teksturnya sangat halus. Kain linen damask adalah salah satu jenis linen yang terbuat dari peralatan tenun yang disebut jacquard dan jalinan satin serta menggunakan campuran biasa. Jenis lain dari kain linen ini adalah kain linen venise.

Damask biasanya tersedia dalam satu warna dengan pola yang menonjol. Linen damask ini biasanya digunakan untuk membuat taplak meja, serbet, maupun kebutuhan rumah lainnya.

  1. Linen Plain Woven

Kain linen plain woven merupakan varian linen yang memiliki pola berbentuk kotak-kotak. Penggunaan handuk ini biasanya untuk mengelap gelas, sehingga biasa disebut dengan handuk gelas.

  1. Linen Halus

Linen jenis lain dibuat dengan cara ditenun, namun berbeda dengan linen jenis ini. Linen halus dibuat dengan cara dirajut, sehingga mudah menyerap air. Karena teksturnya yang halus, linen halus lebih banyak dimanfaatkan untuk bahan handuk dan popok.

  1. Linen Cambric

Sesuai dengan namanya, kain ini berasal dari Cambria, Perancis, tempat dimana kain ini pertama kali di produksi. Linen Cambric adalah jenis kain linen tenun yang tipis dan polos. Kegunaannya ialah digunakan sebagai bahan pakaian dan sapu tangan.

  1. Linen Kasar

Kain linen jenis ini biasanya digunakan sebagai bahan pakaian bagi para pekerja berat sebab teksturnya yang sangat kaku. Varian lain dari linen ini ialah linen yang memiliki pola geometris yang berupa mata burung dengan ukuran kecil menyerupai mata burung.

  1. Linen Slub

Untuk mengenali kain jenis ini sangat mudah, ciri khasnya yaitu garis serat benangnya putus-putus dan saling silang. Linen slub teksturnya agak kasar, jatuh dan tidak mengkilap. Linen ini seratnya sangat rapat.

  1. Linen Look

Linen look tersusun atas serat-serat yang halus serta lembut. Kain ini memiliki karakteristik yang teksturnya sangat empuk, licin dan jatuh. Ukuran kain ini agak besar dan tekstur benangnya benar-benar terlihat. Oleh sebab itu, kain ini dinamai linen look yang berarti serat yang terlihat.

Ukuran linen look masih tergolong dalam batas yang wajar meskipun benangnya tergolong besar. Umumnya, bahan ini digunakan untuk bahan jilbab, baju koko, gamis dan kemeja karena teksturnya yang lembut dan licin.

  1. Linen Kenzo

Kain linen kenzo apabila dipakai cenderung agak kasar dan tidak adem. Linen kenzo termasuk jenis kain linen yang belum lama beredar. Karakteristiknya mirip dengan linen slub yang agak kasar dan tidak mengkilap. Kegunaan linen kenzo biasanya sebagai bahan blazer, gamis ikhwan bahkan baju koko.

  1. Linen 3G

Linen 3G ini merupakan jenis kain yang masih baru, tetapi nampak elegan dan unik. Kain linen 3G memiliki ciri khas kainnya yang bergaris panjang lurus, sejajar pada permukaan kainnya serta rapat. Dinamai linen 3G karena memiliki tampilan yang lebih modern serta Cutting Edge.

 Teksturnya menyerupai serat kayu. Kainnya ringan, tidak terlalu halus, dan jatuh. Linen 3G memiliki tiga varian serat yaitu besar, sedang dan kecil, masing-masing dengan rabaan yang berbeda. Kain ini biasanya diperuntukkan sebagai bahan gamis ikhwan dan juga baju koko.

Kelebihan Kain Linen

Jika dilihat dari beberapa sisi, kain linen ini memiliki beberapa keunggulan.

  1. Memiliki Tekstur yang Lembut

Banyak orang menyukai ketika memakai pakaian dari bahan ini karena rabaannya yang halus.

  1. Kainnya Memiliki Serabut yang Tidak Terburai

Berbeda dengan bahan kain yang dipintal seperti kapas, kain ini memiliki serabut benang yang tersusun rapi. Pada umumnya, serabut kain linen tidak terburai atau dalam bahasa Jawa biasanya disebut dengan njrabut.

  1. Serat Kainnya Lebih Tebal

Kain ini memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan kain yang lainnya, sebab kain ini memiliki serat yang lebih tebal. Kain linen terasa kokoh ketika dipegang karena serat benang kainnya besar. Meskipun begitu, kain linen bukan merupakan jenis kain yang kaku melainkan kain yang tergolong berat.

  1. Ketika Digunakan Untuk Bahan Gamis, Kainnya Terasa Adem

Kain linen sangat direkomendasikan untuk bahan gamis maupun jilbab, sebab kain linen merupakan jenis kain yang adem.

  1. Bisa Bertahan Lama

Sesuai dengan karakteristiknya, kain ini memiliki kekuatan dan daya tahan yang tinggi.

  1. Pakaian dari Kain Linen Dapat Dikenakan dalam Berbagai Cuaca

Kain ini dapat menyesuaikan cuaca ketika digunakan. Bahkan bisa digunakan dalam cuaca lembab karena sangat menyerap dan dalam cuaca panas karena terasa adem jika menggunakan kain ini.

Tips Memilih Kain Linen

Ada beberapa tips sederhana yang harus kamu ketahui untuk memilih kain linen sesuai kebutuhan.

  1. Kamu harus memperhatikan jahitan yang terdapat pada kain meskipun hal ini terkesan sangat sepele. Kain yang memiliki jahitan rapi, bagus, dan kuat akan membuat kain linen lebih awet.
  2. Kain linen yang bagus ialah kain yang tidak mudah kusut dan memiliki tekstur yang sangat halus jika disentuh. Maka dari itu, untuk memilih kualitas kain linen yang bagus, kamu bisa meraba permukaan bahan kainnya.
  3. Kain linen adalah kain yang tergolong kain berat. Jadi, untuk memastikan bahwa kain itu asli atau tidak, kamu bisa merasakannya dengan cara mengangkat kainnya. Jika terasa berat, bisa dipastikan bahwa kain ini asli.

Cukup mudah bukan untuk memilih kain linen?  Walaupun harganya relatif lebih mahal, namun kualitasnya juga lebih bagus dibandingkan dengan kain lainnya. Bagi kamu para pecinta gamis muslimah, hijabers kekinian, maupun ikon fashion wajib coba dan beli pakaian dari bahan linen ini. Dijamin nyaman dan lebih fashionable ketika menggunakan pakaian dari bahan linen.

Leave a response

twelve + 3 =