0 items in your shopping cart

No products in the cart.

Kain Jacquard

Dunia fashion dari masa ke masa telah berkembang semakin pesat. Salah satunya adalah pakaian. Selaras dengan hal itu, biasanya bahan dasar berupa kain juga berpengaruh terhadap kualitasnya. Bahan dasar yang sudah pasti berkualitas bisa didapatkan dari Kain Jacquard.

Pakaian memang tidak bisa dipisahkan dengan manusia. Pakaian telah menjadi kebutuhan pokok manusia. Hal itu karena fungsi pakaian selain memperindah diri adalah sebagai penutup tubuh dari serangan udara dingin dan panas. Bahkan pakaian telah menjadi identitas diri bagi manusia. Dapat dilihat setiap tempat pasti memiliki model pakaian yang berbeda-beda.

Tak hanya itu, pastinya memilih pakaian yang nyaman digunakan. Untuk itu nilai kenyamanan pakaian juga berhubungan dengan kain yang digunakan. Tentunya seperti penggunaan kain katun, nyaman digunakan karena dapat menyerap keringat dan mencegah bau yang tidak sedap. Selain itu, penggunaan kain katun juga mempermudah perawatannya.

Sehingga untuk menunjang keindahan sekaligus kenyamanan pakaian. Kamu perlu untuk memilih kain yang benar-benar berkualitas. Lalu kain kualitas seperti apa yang bisa digunakan? Namun masih tetap sesuai dengan keadaan kantong. Kain Jacquard pilihannya. Oleh karena itu mari intip lebih lanjut apa itu Kain Jacquard.

Pengertian Kain Jacquard

sumber : https://shopee.co.id/

Kain Jacquard merupakan kain yang bermotif. Motif tersebut didapat dari anyaman benang lusi yang sudah pakan dan kompleks. Bahkan motif Kain Jacquard ini tidak kalah dengan kain motif printingan. Soal kualitas tidak perlu diragukan lagi, karena kain ini telah ada sejak ditemukan alat tenunnya pada tahun 1801 oleh Joseph Marie Jacquard orang berkebangsaan Perancis.

Bila dilihat dari belakang kain ini memiliki benang-benang kendor yang mengembang. Inilah sentuhan benang-benang yang menghasilkan pola pada kain. Desain Jacquard berupa tone-on-tone dan contras, dengan pola yang tidak terbatas. Terdapat pula corak daun, bunga, tumbuhan, titik polka, tema percakapan hingga corak garis.

Jacquard disebut juga sebagai sistem pada mesin tenun. Sistem yang berfungsi untuk pembuatan mulut lusi. Mesin ini sangat membantu menghasilkan anyaman kain yang berkualitas. Kenapa demikian? Karena lusi bergerak secara naik-turun secara individu. Ini menyebabkan sistem pembuatan mulut lusi dobby dan cam tidak membutuhkan pengulangan.

Dobby sendiri memiliki banyak variasi dengan rata-rata maksimal 18 heald frame atau biasa disebut dengan kamran pembentuk mulut lusi. Jacquard bisa mengalami pengulangan sampai dengan 300 kali. Hal ini membuat motif yang ada semakin beragam. Sedangkan Kain Jacquard tersedia dengan berbagai komposisi. Bahkan bisa digunakan di musim semi, panas hingga dingin.

Keunggulan Kain Jacquard

Kain ini begitu disukai oleh beberapa pecinta fashion. Itu karena memiliki tekstur yang ringan dan berkilau. Kain ini cocok sekali digunakan untuk membuat pakaian sejenis long dress. Jacquard telah terkenal akan kualitasnya. Bila kamu ingin membuat pakaian ringan dan memiliki tekstur yang mengkilap. Cobalah menggunakan Kain Jacquard.

Keunggulan lainnya kain ini begitu mewah dan fleksibel. Kain ini bisa dijadikan bahan pembuatan baju muslim, busana pengantin, dress, maupun gaun malam. Kesan mewah tersebut tidak hanya cocok digunakan sebagai bahan dasar pakaian, namun juga cocok digunakan untuk seprei. Itu karena Kin Jacquard adem dan ringan.

Karena Kain Jacquard begitu berkualitas. Soal perawatan, pasti memerlukan perawatan yang khusus. Saking ringannya tekstur kain ini, membuatnya rentan rusak. Tentu saja hal tersebut karena bahan Jacquard berkualitas dan cenderung sensitive. Sehingga bila mencucinya, tidak perlu menggunakan mesin cuci, cukup kucek menggunakan tangan.

Jadi, gunakan dengan baik supaya kain tetap berbentuk seperti asli. Bila perlu setelah di cuci tidak perlu melipatnya. Cukup di taruh di jerengan baju, supaya bentuk kain tidak mudah berubah. Pun lebih baik kain ini tidak perlu di setrika. Kamu hanya perlu memberi pewangi atau ketika mencucinya kamu juga hanya perlu memberi pelembut kain.

Tips Memilih Kain Jacquard

Biasanya Kain Jacquard terbuat dari bahan dasar katun, linen, sutera dan wol. Untuk itu sangat perlu untuk mengenal terlebih dulu kain yang digunakan:

1.Kain Katun

sumber : https://konveksihasan.com/

Kain ini biasanya sering digunakan sebagai bahan dasar pembuatan seragam. Itu karena Kain Katun nyaman digunakan dan mudah menyerap keringat. Kain ini terbuat dari bahan dasar serat kapas dan merupakan jenis rajut atau knitting. Kain Katun juga sering disamakan dengan kain PE atau Polyster.

Cara untuk membedakan kain katun yang berkualitas dengan membakar sedikit ujung kain. Saat dibakar kain ini akan mengeluarkan bau menyerupai kertas atau kayu. Bahkan ketika dibakar akan langsung berubah menjadi abu. Selain itu, Kain Katun memiliki kelebihan tidak mudah kusut bila di cuci, tidak luntur, tidak berbulu, menyerap keringat dan mudah di sablon.

Mencucinya tidak perlu banyak menggunakan detergen. Lalu hindari menggunakan mesin cuci dan penjemuran langsung di atas sinar matahari. Kamu hanya cukup menguceknya dengan detergen yang tidak banyak. Ditakutkan bila menggunakan mesin akan merusak tekstur baju dan merusak rajutan baju.

Ada beberapa katun yang bisa kamu jadikan sebagai bahan pakaian. Diantaranya seperti Katun Toboyo, Katun Bangkok, Katun Cina, Katun Minyak, Katun Paris, Katun Rayon dan Katun Silk Sutra. Tentunya semua bahan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing untuk membuat berbagai macam fashion. Jadi kamu gak perlu bingung-bingung lagi, tinggal pilih sesuai keinginan.

2.Kain Linen

sumber : https://olympics30.com/

Kain Linen yang berkualitas biasanya memiliki tekstur yang halus dan berkilau bila dilihat. Kain yang berkualitas ini sangat mudah menyerap keringat. Sangat cocok digunakan di daerah yang panas dan lembab. Sehingga Kain Linen banyak digunakan di daerah yang beriklim panas dan kering.

Kain Linen ini memiliki permukaan yang halus dan licin, berbeda dengan kain lain. Linen tidak mudah terkena debu dan tidak berbulu. Kain Linen sangat baik menjadi insulator panas, sehingga kain ini baik bila digunakan dimusim dingin, sekalipun. Bahkan, menariknya Kain Linen mampu melindungi dari radiasi ultraviolet.

Bahan dasar Linen dari rami yang sangat kuat dan tidak membuat permukaannya kasar. Namun, kerutan kain ini mudah pecah bila dilipat dengan pola yang sama dan secara terus-menerus. Itu karena Kain Linen dari waktu ke waktu mudah mengerang. Teksturnya yang tidak mudah kusut membuat kain ini mudah di setrika.

Cara membedakan kain linen yang berkualitas dan tidak dengan membandingkannya. Kain Linen yang berkualitas memiliki tenunan kuat dan ketebalan konsisten. Sedangkan Kain Linen yang tidak berkualitas atau biasa cenderung tidak memiliki tenunan yang kuat. Bila disentuh akan terasa agak kasar.

3.Kain Sutera

sumber : https://ahyanahijab.com/

Siapa sih yang mau tampil cantik? Nah kain sutera menjadi salah satu kain yang bisa kamu jadikan pilihan untuk menunjang kecantikanmu. Lalu bagaimana cara membedakan kain sutera yang berkualitas dan tidak? Karena sekarang ini memang telah banyak kain sutera murah alias kain sutera sintesis.

Bila dilihat dari cara pembuatannya, kain sutera dibedakan menjadi dua macam. Pertama kain sutera dibuat menggunakan mesin, kedua kain sutera dibuat menggunakan cara yang manual. Kain sutera yang terbuat dari tangan memiliki tekstur yang agak kasar, cepat kusut, tebal namun lembut. Harganya pun memang agak mahal dan kain ini terbatas.

Sedangkan kain sutera yang terbuat dari mesin tenun tidak jauh berbeda dengan tekstur yang dibuat secara manual. Kain sutera ini juga memiliki tekstur yang lembut dan halus. memiliki corak yang ramai karena diproduksi secara massal. Meski terbuat dari mesin tenun, kualitasnya juga tidak kalah dengan buatan manual.

Kamu bisa menggunakan kain sutera ini menjadi berbagai macam produk fashion. Diantaranya seperti pakaian hangat jaket. Selain itu biasanya kain sutera digunakan untuk membuat seprei dan berbagai alat rumah tangga lainnya. Jadi kamu tidak hanya bisa menggunakan Kain Sutera sebagai pakaian, namun juga lainnya.

4.Kain Wol

sumber : https://www.kainpusat.com/

Kain Wol merupakan kain yang terbuat dari bulu hewan, salah satunya adalah domba. Menengok sejarahnya, penggunaan bulu domba ini sudah ada sejak tahun 8000 SM. Dulu, kain ini digunakan untuk bahan dasar tekstil dan beberapa pakaian tenun dan rajut. Cara pembuatannya dengan cara khusus yanki menggunakan metode penenunan maupun rajut.

Uniknya Kain Wol terbuat dari bahan dasar protein yang kandungannya terdiri dari 20 asam amino. Bahkan, di dalam wol terdapat kalsium, lemak dan kalsium. Kelebihan dari Kain Wol antara lain sebagai berikut, wol sangat awet dan tahan lama, tahan terhadap api, memiliki kelembaban yang sangat baik.

Kain wol yang dibuat dengan manual biasanya agak cepat kusut, kasar namun lembut. Penggunaan warnanya pun menggunakan warna alami. Bahkan harganya pun cukup mahal dan jarang dijual di pasaran. Kain Wol buatan manual atau tangan memiliki ukuran yang kecil berbeda dengan buatan mesin.

Sedangkan Kain Wol yang dibuat dengan mesin cenderung memiliki tekstur yang lembut dan halus. Kain Wol jenis ini biasanya yang umum beredar di pasaran. Pun mudah untuk didapatkan karena produksinya banyak. Hari ini juga telah beredar Sutera Cina, dibuat melalui alat mesin. Tekstunya juga lembut, halus dan bagus.

Harga Kain Jacquard

Harga Kain Jacquard bervariasi, ada yang harganya Rp. 25.000 hingga Rp. 180.000 per meter. Harga itu tergantung pelapak yang kamu tuju. Namun, harga memang tidak menipu ya guys. Bila kamu menginginkan kain dengan kualitas terbaik, tentu saja kamu bisa mendapatkannya dengan harga yang tinggi. Kamu juga harus pintar-pintar untuk memilih kainnya.

Sebelum kamu mencobanya, ada juga nih Kain Jacquard motif timbul Cina alias Jacquard Chinese. Itu lho kain yang biasanya digunakan untuk membuat baju khas Cina. Tentu saja kain ini bisa digunakan untuk membuat model fashion apa saja yang kamu inginkan. Jangan lupa ketika memilih, tetap sesuaikan warnanya, supaya penampilanmu lebih menarik.

Oleh karena itu, kamu juga tetap perlu memperhatikan perawatannya ya guys. Saat penyetrikaan, hindari penggunaan setrika besi. Itu karena Kain Jacquard jenis kain yang tidak mudah kusut. Jadi, lebih baik gunakan bila menggunakan setrika uap. Semua cara ini dilakukan untuk menghindarkan kerusakan motif dan tekstur Kain Jackquard.

Tips buat kamu yang suka beli kain. Kamu harus pandai-pandai dalam memilih kain ya guys. Bedakan antara kain Brokat, Damask, Brotcatelle dan Jacquard. Sumuanya memiliki perbedaan yang pastinya bila kamu tidak cermat akan membuatmu kebingungan dalam memilih jenis kain. Maka dari itu yuk mulai kenali setiap ciri-ciri khas kain.

  1. Kain Brokat

Kain jenis ini memang kaya motif, biasanya motif-motif itu dibuat dari sutra yang berwarna perak atau emas. Kain Brokat bila digunakan terasa gatal dan keras, biasanya kain ini menggunakan bahan pelapis. Ini bertujuan untuk menghindarkan dari sentuhan ke kulit. Kain Brokat juga termasuk Kain Jackquard loh, karena mesin tenun yang digunakan adalah mesin Jacquard.

Bisa dibilang bahwa semua Brokat ditenun menggunakan mesin jacquard. Bisa dibilang bahwa tenunan Kain Brokat juga merupakan jacquard. Namun sebaliknya, tidak semua jacquard adalah brokat. Itu karena kain jenis brokat, damask dan brocatelle alat tenunnya sama-sama menggunakan jacquard.

Ada pula brokat nyambung atau continuos brokat. Ini merupakan kain brokat yang benang pakannya longgar dan mengambang ke belakang. Sedangkan discontinuos brokat atau brokat tidak sambung merupakan kain brokat yang hanya ditenun pada area berpattern. Borkat jenis belakang ini biasanya lebih rapi.

  1. Damask

Damask seringkali disamakan dengan Kain Brokat. Kain Damask merupakan kain tenunan yang memiliki berbagai motif bunga. Didesain dengan geometris yang rumit atau biasanya menggunakan desain sederhana khas rumah tangga. Damask ini biasanya ditenun menggunakan kain sutra wol linen katun (serat sintesis).

Namun lebih sering Kain Damask terbuat dari sutra. Kain Damask memang memiliki pola tenun reversibel, hal ini tentunya berbeda dengan Kain Brokat. Bedanya dengan brokat, Kain Damask mengandung thread count yang lebih tinggi. Kain tenun Damask merupakan tenunan yang dihargai selangit.

Menariknya istilah Damask berasal dari Kota Damaskus, Suriah. Konon ditempat itulah damask ditemukan oleh tentara salib. Damask biasanya dibuat dengan bahan serat tertentu. Hal itu yang mempengaruhi kualitas damask. Semakin bagus benang yang dipakai, kualitasnya akan semakin bagus. Namun, bila memakai benang rendah pun kualitasnya juga akan rendah.

Bila menengok sejarahnya, Damask berasal dari Bizantium, Islam masa awal abad pertengahan. Setelah memasuki abad ke 13, produksi Damask mulai langka. Namun, pada abad ke 13 Damask mulai muncul kembali ke permukaan. Meski begitu istilah Damask pertama kali muncul dalam catatan Bahasa Eropa Barat atau Western  European Language.

  1. Brotcatelle

Brotcatelle sendiri merupakan variasi brokat. Namun, Kain Brotcatelle memiliki hasil yang lebih mendalam. Memang bila dilihat dari pembuatannya brokat merupakan kain yang memiliki kaya akan dekorasi. Biasanya desain ini ditenun menggunakan benang berwarna emas atau perak. Brotcatelle memiliki pola yang lebih indah.

Dengan demikian Kain Brotcatelle memiliki harga yang lebih tinggi dari pada Kain Brokat lainnya.  Memang keindahannya tidak bisa disamakan dengan brokat lain. Itu karena Brotcatelle berani memadukan berbagai macam variasi. Meski secara kasat mata antara brokat dan Brotcatelle sama-sama memiliki kesamaan.

Semoga tulisan ini bermanfaat untukmu dan terus pantau tulisan selanjutnya. Dengan adanya tulisan tentang Kain Jacquard ini, kamu bisa memilih kain untuk mengisi hari-harimu. Bahkan berbagai jenis model bisa di rancang dengan menggunakan kain ini. Hasil busana dari kain ini akan terlihat mewah dan tentunya sangat menarik. Bagaimana?, apakah masih ragu dengan kualitas kain Jacquard?, segera dapatkan kain ini di toko terdekat.

Leave a response

thirteen − 6 =