0 item in the bag

No products in the cart.

Mengenal Kain Sifon

Kain yang ringan dan tipis ini menjadi bahan yang sering digunakan sebagaim baju dan jilbab. Kain sifon hingga saat ini terus berkembang karena banyak pilihan motif dan warna sehingga kain sifon menjadi populer.

sumber : https://ethica-collection.com

Kain sifon sendiri terbuat dari hasil kain dari tenunan dengan metode balanced plain waeve yang berpola criss cross sehingga akan menghasilkan kain dengan tampilan serat kotak-kotak. Perkembangan teknologi metode pembuatan kain sifon cukup beragam sehingga menghasilkan beragam pula jenis kain sifon. Jenis yang beragam tersebut disebabkan bahan serat digunakannya juga beragam seperti kpas, poliyester, sutra, nylon, dan lain-lainnya. Sehingga serat dari kain sifon tersebut kuat dan harga juga terjangkau.

Bahan kain sifon alami tentu memilki harga jual yang lebih mahal, seperti halnya sifon sutra dibandingkan sifon yang terbuat dari bahan sintetis seperti sifon poliyester.

sumber : id.aliexpress.com

Kain sifon sangat sering digunakan dalam dunia fashion, mulai dari gamis, piyama, gaun pengantin, syal, kerudung, rok, blous, hingga sebagai bahan pakaian khas negara seperti pakaian Sari dari India. Kain sifon memiliki kelemahan gampang rusak ketika dijahit. Jadi untuk menjahit kain satu ini harus memiliki keahlian dan kehati-hatian karena kain sifon memiliki sifat licin dan transparan. Bagi yang baru bisa menjahit, tidak disarankan menjahit kain satu ini daripada nanti kain rusak dan tidak memiliki kesan indah lagi.

Selain untuk busana, kain sifon juga sering digunakan sebagai tirai jendela atau gorden. Kadang juga digunakan sebagai bahan kanopi tempat tidur, dan berbagai macam aksesoris seperti bando, bross, dan lain-lainnya. Jadi bagi kamu yang belum mengenal kain sifon sekarang sudah sedikit tahu tentang kain satu ini sehingga bisa memanfaatkan kain sifon ini dengan benar baik sebagai bahan busana, jilbab ataupun aksesoris.

Leave a response