0 items in your shopping cart

No products in the cart.

Mengenal Kain Ceruti

Kain ceruti merupakan kain populer yang banyak digunakan sebagai bahan pakaian masa kini. Perkembangan dunia fashion yang sangat cepat, salah satu faktor penyebabnya adalah inovasi yang terus berkembang. Perkembangan inovasi tersebut meliputi desain, kain, warna, motif, dan teknologi yang digunakan dalam pembuatan kain.

Di Indonesia yang mayoritas beragama Islam menjadi salah satu faktor dominan perkembangan busana muslim. Inovasi desain dan bahan busana yang digunakan juga terus mengalami perkembangan yang signifikan. Apalagi sejak tahun 80’an, penggunaan hijab yang terus mengalami perkembangan, sangat berpengaruh pada industri busana muslim di dalam negeri. Akhir-akhir ini, busana muslim untuk wanita yang sangat hit adalah terbuat dari bahan kain ceruti. Kain satu ini sangat disukai oleh banyak kaum hawa karena memiliki karakter dan sifat kain yang nyaman saat digunakan.

Sebagai fashion desainer atau kamu sebagai hijaber, sangat penting sekali mengetahui tentang kain ceruti ini. Mengenal kain ceruti dari A sampai Z akan menjadi inspirasi untuk kamu jika seorang fashion desainer dan menjadi pertimbangan untuk kamu para hijaber dalam memilih busana yang ingin di pakai. Di bawah ini akan diulas tentang kain ceruti secara detail dari A sampai Z supaya kamu benar-benar mengenal kain ceruti.

Pengertian Kain Ceruti

sumber : https://www.garudaprint.com/

Nama ‘Ceruti’ diambil dari nama salah satu keluarga industrialis tekstil asal Italia yang bernama Nino Cerruti. Belum jelas penyebab kenapa penamaan kain ceruti di ambil dari nama industrialis tekstil tersebut. Kain ceruti sendiri berasal dari campuran bahan serat poliyester, sifon, dan crepe. Sehingga kain ini memiliki karakteristik dan sifat kain sendiri di banding kain sifon, poliyester, dan crepe. Secara tampilan, kain ini memang mirip kain sifon, tetapi kain ceruti memiliki permukaan seperti kulit jeruk sebagai ciri utama kain ini.

Meskipun permukaan kain mirip dengan kulit jeruk, kain ini terasa halus ketika diraba daripada kain sifon. Kain satu ini juga memiliki sifat sedikit elastis sehingga nyaman ketika dipakai sebagai busana atau hijab. Selain itu kain ini juga memiliki sifat jatuh dan tidak mudah melayang jika diterpa angin. Keistimewaan kain ini juga memiliki banyak pilihan warna sehingga para fashion desainer dan para hijaber menyukainnya.

Ciri Khas Kain Ceruti

Pada dasarnya setiap jenis kain memiliki ciri khas masing-masing, meskipun kain tersebut kelihatan sama dengan jenis kain lainnya. Seperti kain ceruti ini juga memiliki ciri khasnya sendiri. Agar tidak salah membeli, maka kamu harus bisa mengetahui ciri khas kain satu ini.

  • Permukaan kain terdapat bintik-bintik kecil seperti permukaan kulit jeruk. Jika di raba permukaan kain ini akan terasa halus dan tidak terasa bintik-bintik yang menjadi tekstur kain ini.
  • Kain ceruti jika di terawang akan tampak serat kain membentuk mirip gelombang kabut dan awan.
  • Kain jatuh sehingga banyak digunakan sebagai bahan busana gamis dan jilbab. Selain itu kain ini sedikit elastis dan lembut sehingga disukai para hijaber karena nyaman dan mudah dibentuk.

Jenis-jenis Kain Ceruti

Ternyata kain ceruti tidak hanya satu macam saja. Tetapi, kain ini memiliki beberapa jenis dengan sedikit perbedaan sifat kain dari masing-masing jenis ceruti. Untuk mendapatkan informasi tentang jenis ceruti agar lebih mengenal kain ceruti, maka dibawah ini akan diuraikan tentang jenis-jenis kain ceruti.

Ceruti Amunzen

sumber : https://ingatallah.com/

Jenis ceruti amunzen dalam dunia fashion muslim banyak digunakan sebagai bahan pembuatan cadar. Kain ceruti amunzen yang memiliki sifat mudah menyerap keringat sangat cocok sekali digunakan di iklim tropis seperti Indonesia. Selain mudah menyerap keringat, kain ini memiliki sifat sejuk dan jatuh ketika dipakai. Namun, kekurangan kain satu ini sedikit menerawang, sehingga jika di gunakan sebagai pakaian harus ada pelapis dalam busana tersebut.

Ceruti Ultimate

sumber : https://ingatallah.com/

Ceruti ultimate tidak berbeda dengan kain ceruti lainnya, yaitu memiliki ciri khas kain ceruti pada umumnya. Namun, ceruti ultimate memiliki kelebihan, yaitu kain yang memiliki harga terjangkau dan ekonomis. Sehingga kain ini banyak digunakan sebagai bahan jilbab, pashmina, rok, dan gamis.

Ceruti Diamond

sumber : https://www.onlines-id.com/

Ceruti diamond memiliki karakteristik berbeda dengan kain ceruti pada umunnya. Namun perbedaannya tidak terlalu jauh, ceruti diamond memiliki masa lebih ringan daripada umumnya ceruti. Kain ini juga mudah dibentuk, sedikit elastis juga, dan sejuk ketika dipakai. Tekstur kain yang tidak rata membuat kain ini tidak licin, tetapi lembut ketika disentuh.

Ceruti Babydoll

sumber : https://bahankain.com/

Ceruti Babydoll sangat cocok di pakai oleh kamu yang suka bekerja di dalam ruangan (indoor), karena kain ini tidak mudah kusut. Namun, kain ini kurang cocok di pakai oleh kamu yang suka bekerja mobile dengan aktivitas tinggi, karena kain ini kurang baik dalam menyerap keringat. Sifat lentur dan lembut juga ada di kain satu ini sehingga nyaman pada kulit ketika di pakai.

Ceruti Premium

sumber : https://ingatallah.com/

Ceruti Premium memiliki karakter umum kain ceruti yaitu lembut, halus dan jatuh ketika dipakai. Kelebihan kain ini tidak mudah rusak ketika dijahit. Meskipun tekstur kain berserat, ceruti premium tetap lembut dan halus ketika diraba. Tetapi, kain ini memiliki kelemahan yaitu sedikit menerawang. Ceruti Premium pada umumnya digunakan sebagai bahan pembuatan gamis dan jilbab.

Ceruti Georgette

sumber : https://ingatallah.com/

Ceruti Georgette memiliki sifat kain mirip ceruti premium. Kedua jenis kain ini memiliki tekstur lembut sehingga keduanya nyaman ketika dipakai. Meskipun sifat elastis dan flowly kain, kain ini tidak mengikuti bentuk tubuh. Kelemahan kain ini adalah dipasaran banyak beredar jenis KWnya. Sehingga bagi yang tidak jeli dan paham betul akan sulit membedakan antara yang ori dengan yang palsu.

Kelebihan

Kain ceruti yang memiliki karakteristik yang khas, maka kain ini juga memiliki kelebihannya. Beberapa karakteristik kain ini disukai oleh banyak fashion desainer dan banyak kalangan pemerhati fashion. Jadi, apa saja kelebihan kain satu ini sehingga banyak disukai dan menjadi populer ? Mari kita simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

  • Kesan Elegan

Sifat kain yang flowly mampu memberikan penampilan dalam busana berkesan elegan. Kain populer ini banyak digunakan sebagai bahan gamis atau jilbab, sehingga para hijaber suka dengan bahan kain ini karena nyaman dipakai dalam berbagai acara formal dan semi formal.

  • Kualitas Premium

Kualitas kain premium tidak kalah dengan kain jenis lainnya. Namun, memiliki harga terjangkau bagi semua kalangan. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya beberapa macam jenis kain ceruti yang bisa menjadi pilihan sesuai dengan kesukaan kamu dan disesuaikan dengan isi kantong kamu.

  • Kain Kuat

Meskipun memiliki sifat elastis, kain ini jika di cuci tidak berakibat kain menjadi melar. Ketika di cuci, kain ini juga tidak mudah luntur yang berakibat berubahnya warna kain atau pudar. Kain ini juga tidak gampang sobek, meskipun kain tipis

  • Perawatan Mudah

Perawatan kain ceruti tidak ada yang spesial seperti halnya kain sutra. Kain ini bisa di cuci di mesin cuci dan tidak mengakibatkan kain rusak. Kain populer ini juga tidak mudah lusuh sehingga cukup dilipat dengan baik, maka kain akan menjadi lurus seperti semula.

  • Adem

Ketika dipakai tidak terasa panas meskipun cuaca sedang panas. Memiliki sifat adem meskipun tidak sebaik kain sutra, karena kain ini mudah untuk menyerap keringat. Kain yang ringan dan tidak lembab membuat para pengguna menjadi nyaman untuk beraktivitas.

Kekurangan

Jika ada kelebihan, pasti ada kekeurangannya. Sebagaimana kain ceruti juga memiliki kekurangan. Apa saja kekurangan kain ceruti ? Ayo kita simak penjelasan di bawah ini.

  • Mudah Mengkerut Saat Disetrika

Kain yang tipis tidak tahan dengan panas, sehingga kain ini akan mudah mengkerut ketika sedang disetrika. Agar tidak mengkerut, maka mode setrika dengan level panas terendah, atau bisa menyetrika dengan melapisi kain di atas kain ceruti.

  • Mudah Diterpa Angin

Kain yang ringan otomatis sangat mudah terbawa angin. Tetapi sifat jatuh pada kain membuat kain kembali cepat ke bawah. Tiupan angin membuat rentan kain tersangkut dan menjadi robek.

  • Tambahan Kain Lagi Untuk Pembuatan Baju

Sifat menerawang kain akan tidak nyaman jika digunakan sebagai bahan gamis ataupun jilbab. Sehingga kain ini jika digunakan jilbab banyak dengan model two layer agar tidak menerawang. Puring atau inner untuk mempercantik tampilan sangat diperlukan jika pakaian berbahan kain ceruti.

  • Hanya Untuk Bahan Busana Wanita Saja

Selama ini belum menemukan bahan ceruti sebagai bahan pakaian laki-laki. Mungkin karakteristik kain yang tidak cocok dengan karakter laki-laki yang cenderung memiliki aktivitas tinggi. Busana untuk laki-laki pada umumnya memiliki karakteristik kain yang tebal.

Perbedaan Ceruti dan Sifon

Ceruti merupakan kain turunan sifon, sehingga kain ini memiliki kemiripan. Supaya tidak salah dalam memilih maka harus mengenal betul kain ceruti agar bisa membedakan dengan kain sifon. Kain yang sama-sama tipis antara ceruti dan sifon ini bisa dibedakan dengan menyentuh atau meraba kain. Ceruti terasa lembut jika disentuh meskipun teksturnya seperti kulit jeruk. Kemudian kain populer ini mudah dibentuk daripada kain sifon.

Pilihan warna yang beragam antara ceruti dan sifon membuat sulit dibedakan. Ceruti cenderung jatuh dan memiliki sifat adem jika dipakai, sedangkan sifon tidak memilikinya.

Perbedaan Ceruti dan Crepe

Crepe juga salah satu unsur dari kain ceruti, sehingga tampilan kain juga rada mirip. Untuk membedakan kedua kain ini adalah dengan mengenal kain ini. Jika ceruti memiliki sifat dan bentuk kain tipis, lembut dan elastis. Sedangkan kain crepe memiliki bentuk dan sifat tekstur lembut, jatuh dan berserat.

Ceruti tampilan kain menerawang, sedangkan kain crepe tidak menerawang. Artinya kain crepe lebih tebal dari ceruti sehingga kain crepe tidak mudah terbawa angin. Ceruti memiliki serat gelombang mirip dengan kabut dan awan, sedangkan crepe memiliki bahan strech dengan 4 sisi mekanik, sehingga kain tidak mudah melar dan mudah dibentuk.

Perbedaan Ceruti dan Hycon

Persamaan keduanya ceruti dan hycon adalah sama-sama turunan kain sifon. Untuk membedakan keduanya harus betul mengenal salah satu karakteristik dari kain tersebut. Kain Ceruti lebih mahal daripada kain hycon, Kain hycon secara umum juga tipis, tetapi kain hycon lebih tebal dari kain ceruti. Dan perbedaan selanjutnya adalah ceruti lebih halus daripada kain hycon.

Cara Merawat

Meskipun kain ceruti bisa di cuci di mesin cuci dengan mode soft. Namun, alangkah baiknya kain ini di cuci manual menggunakan tangan agar kain atau busana berbahan ceruti ini bisa awet. Jika ada noda pada kain, langkah yang bisa dilakukan adalah mencuci menggunakan deterjen cair dengan merendam tidak lebih 30 menit dan mencucinya.

Supaya warna kain tetap awet, maka jemur kain ini ditempat yang tidak langsung terkena sinar matahari karena kain tipis ini mudah kering. Jangan disetrika, karena kain tipis mudah mengkerut jika terkena panas setrika. Cukup lipat kain dan tindih dengan tumpukan baju lainnya. Untuk menghindari jamur, ketika menyimpan baju di dalam lemari pastikan baju benar-benar kering.

Kegunaan

Bahan ceruti saat ini sangat populer digunakan sebagai bahan busana muslim wanita. Dari kelebihan kain dan sisi harga, kain ini sangat cocok di kantong dan disukai para hijaber. Kesan yang ditampilkan bisa mendukung penampilan pengguna. Nah, dari banyak sisi kelebihan kain ini, maka banyak fashion desainer memanfaatkan kain ini untuk berbagai bahan pakaian.

Gamis

Pembuatan gamis dengan bahan ceruti memang lebih ekstra, karena harus menambahkan puring atau inner supaya gamis tidak menerawang. Pakaian syar’i ini salah satu kaidahnya adalah tidak menerawang. Gamis dengan bahan ceruti akan memiliki kelebihan yaitu kainnya jatuh dan penampilan berkesan elegan.

Jilbab

Aneka macam jilbab salah satunya berbahan ceruti. Model hijab dari bahan ceruti juga berbagai model, mulai dari jilbab anak-anak hingga jilbab untuk orang dewasa. Tampilan jilbab berbahan ceruti memberikan kesan modis karena karakteristik tektur yang dimiliki kain. Karena kain tipis, jilbab didesain dengan two layer agar tidak menerawang.

Rok

Seperti halnya gamis, bahan ceruti jika di buat rok, maka harus dilapisi bahan tambahan seperti puring. Jika hanya bahan ceruti saja maka akan menerawang dan justru tidak memberikan kesan elegan. Oleh sebab itu, rok juga harus tidak menerawang supaya terjaga bentuk tubuhnya dari pandangan. Sehingga lapisan tambahan sangat diperlukan dalam pembuatan rok berbahan ceruti.

Baju

Bahan ceruti untuk pembuatan baju harus memiliki desain khusus supaya baju berbahan ceruti tampak menarik. Bagi kamu sebagai fashion desainer akan menjadi tantangan untuk menciptakan baju berbahan ceruti yang bisa dinikmati banyak orang.

Pada akhirnya, kain ceruti yang populer ini menjadi salah satu bahan busana muslim yang sangat disukai oleh banyak kalangan, mulai dari artis, selebgram, wanita karier, dan semua hijaber dari kalangan remaja hingga dewasa. Bagi fashion desainer, kain ceruti juga menjadi salah satu bahan pilihan untuk rancangan busananya. Desain busana hijab dari bahan ceruti diantaranya digunakan sebagai outfit pada gamis.

Outfit pada gamis dari ceruti mampu memberikan berbagai macam kesan dalam tampilannnya. Mulai dari kesan elegan, fresh, feminin, hingga memiliki kesan casual. Kesan yang ditampilkan tersebut tergantung dari model outfit dan pilihan warna yang digunakan.

Menjelang lebaran 2021 tahun ini, kamu bisa memasukkan baju bahan ceruti dalam salah satu daftar bahan baju yang akan kamu beli sebagai baju lebaran. Baju berbahan ceruti akan sangat cocok untuk dipakai silahturahim ke sanak saudara, teman dan kerabat. Jika punya rezki lebih, kamu juga bisa menjadikan hadiah kepada kerabat atau teman kamu.

Leave a response

eighteen − 16 =