0 items in your shopping cart

No products in the cart.

Keunggulan Kain Satin Dan Pemanfaatannya

Kain satin merupakan salah satu dari jenis kain yang banyak digunakan sebagai pakaian. Kain satin juga sudah sangat populer dalam dunia fashion dalam negeri dan internasional. Kain yang memiliki tampilan mengkilat pada permukaannya ini sangat lembut dan halus saat menyentuh kulit. Sehingga pakaian berbahan satin mampu memberikan penampilan yang elegan.

Mengenal kain satin secara utuh sangat penting buat kamu supaya menjadi pengetahuan kamu dalam memilih pakaian yang berbahan satin dengan tepat dan baik. Jenis kain ini dihasilkan dari proses tenun dengan teknik khusus, teknik ini bernama satin sehingga penamaan kain disematkan dari nama teknik tenun yang digunakan.

Pembuatan Kain Satin

Kain Satin

sumber : https://olympics30.com/

Perkembangan teknologi menjadi faktor utama ditemukannya sebuah inovasi baru dalam dunia garmen, salah satunya adalah metode pembuatan kain satin. Teknik ‘Satin Weave’ diciptakan oleh para seniman kain supaya kain memiliki permukaan kain yang berkilau pada salah satu sisi permukaan kainnya. Teknik ‘Satin Weave’ adalah teknik menenun dengan membentuk dua arah jalur saling bersilangan sehingga teknik ini muncul istilah warp dan weft yang lebih populer dengan istilah benang pakan dan benang lusi. Pada teknik ini di bentuk pola melebar yang bergerak ke kanan dan ke kiri pada saat proses pembuatan kain.

Jenis kain satin dihasilkan dari sebuah proses pembuatan kain dengan cara tenun antara benang pakan dan benang lusi yang membentuk satu jalur benang secara naik turun. Cara ini merupakan cara menghasilkan jenis kain satin yang standar. Cara lainnya membentuk jenis kain satin dengan cara menggandakan benangnya dalam proses penganyaman. Penggandaan jumlah benang ini yang akan menghasilkan permukaan akain lebih berkilau.

Perbedaan Kain Satin Dengan Kain Sateen

sumber : https://www.azkatas.com/

Ternyata kain satin dan kain sateen tidaklah sama meskipun dari pengucapannya mirip, namun kedua kain ini memiliki perbedaan. Perbedaan kedua jenis kain antara kain satin dengan kain sateen ada pada bahan dasar pembuatan kain dan tekstur kain yang dihasilkan. Kedua jenis kain ini memang memiliki kemiripan karena sama-sama menggunakan teknik ‘Satin Weave’, namun keduanya memiliki sedikit perbedaan.

Perbedaan kedua jenis kain ini pertama adalah bahan dasar pembuatan kain tersebut. Kain satin berasal dari bahan dasar dari serat filamen seperti sutra, polyester, dan nilon. Sementara kain sateen berasal dari bahan serat pendek staple yarns atau jenis serat pendek seperti kain katun. Kedua bahan dasar tersebut akan menghasilkan kain yang berbeda.

Kain dengan karakteristik permukaan yang berkilau ini sering digunakan sebagai bahan dasar pembuatan gaun pengantin. Kelebihan kain satin yang nyaman digunakan karena memiliki permukaan halus dan lembut, kain ini juga mampu memberikan tampilan elegan dan mewah pada pakaian.

Karakteristik Kain Satin

sumber : https://bp-guide.id/

Mengkilap dan Glossy

Kain satin memiliki ciri khusus pada permukaan kainnya, yaitu salah satu sisinya memiliki karakteristik mengkilap dan glossy yang di gunakan sebagai sisi atas dalam pemakaiannya. Sedangkan sisi satunya atau sisi bawah kain tidak mengkilap. Kain ini sering digunakan sebagai bahan berbagai macam pakaian formal ataupun semi formal karena memiliki kesan mewah dan elegan.

Halus dan Lembut

Tidak hanya permukaan kain yang mengkilap, tetapi kaian ini juga memiliki tekstur yang halus dan lembut saat tersentuh kulit sehingga bahan satu ini terasa nyaman saat digunakan.

Mudah Dibentuk

Kain satin yang mudah dibentuk ini menjadi idola para produsen pakaian dan konsumen. Karena kain mudah dibentuk maka bahan ini dalam pembuatan pakaian sangat memudahkan dan bahan ini juga cocok dipadupadankan dengan jenis kain lainnya. Jenis satin lainnya juga sering digunakan sebagai bahan keperluan rumah tangga, seperti bahan gorden, penutup meja, dll.

Warna Variatif

Bermacam-mcam warna yang tersedia membuat produsen dan konsumen pakaian lebih mudah memilih warna yang diinginkan sehingga varian warna satin ini bisa dipilih sesuai dengan busana lainya sebagai padu padan busana yang diinginkan.

Kelebihan Kain Satin

  • Permukaan Berkilau

Permukaan kain yang berkilau mampu memberikan kesan yang mewah dan elegan. Sehingga busana berbahan kain satin sangat cocok digunakan untuk aktivitas formal seperti acara-acara pesta.

  • Fleksibel

Kain yang fleksibel ini akan mudah dibentuk sesuai dengan keinginan. Sehingga bahan satin ini dijadikan bahan dasar berbagai macam pakaian hingga sebagai bahan jilbab.

  • Warna Beragam

Warna beragam yang tersedia dari jenis satin ini membuat para produsen pakaian menyukainya, karena mereka akan membuat pakaian dengan berbagai macam warna agar disukai oleh konsumen.

  • Memiliki Motif Unik

Ada sebagian jenis kain satin tertentu memiliki motif unik seperti pola timbul pada permukaan kain. Motif ini akan memberikan kesan pada pakaian menjadi lebih berkelas.

Kekurangan Kain Satin

  • Rawan Rusak

Kain satin sangat rentan atau rawan rusak ketika dalam proses penjahitan karena memilki serat kain yang halus. Untuk mengurangi resiko kerusakan dalam proses penjahitan, biasanya produsen pakaian menggunakan puring sebagai pelapisnya.

  • Tidak Tahan Pada Mesin Cuci

Kain satin sebaiknya tidak dicuci pada mesin cuci, karena akan mudah rusak. Biasanya akaibat dicuci dalam mesian cuci, permukaan kaian satin menjadi berbulu dan lama kelamaan kaian ini rusak.

  • Tidak Tahan Suhu Panas

Pada aktivitas menyetrika juga rentan terhadap kain satin, jika suhu terlalu panas , maka akan merusak tekstur kain yang berkilau. Jadi dalam aktivitas menyetrika sebaiknya dilapisi dengan kain diatasnya, atau menggunakan setrika otomatis dengan suhu sesuai bahan yang disetrika.

Jenis Kain Satin

sumber : https://masnid.com/

Satin Velvet

Kain satin velvet merupakan salah satu jenis kain satin yang berasal dari bahan polyester 100%. Kain ini memiliki permukaan kain yang halus dan sisi atasnya mengkilap sedangkan sisi bawahnya buram. Jenis satin ini bersifat jatuh dan kain tidak menerawang. Kelebihan kain ini tidak gampang kusut, uniknya kain ini tidak panas jika digunakan meskipun berasal dari bahan polyester murni. Jenis satin ini biasanya digunakan sebagai jilbab, busana muslim, dress, rok, dll.

Satin Sutra

Jenis kain satin sutra merupakan kain yang berkualitas, karena berasal dari serat alami sutra. Sebagaimana karakteristik kain sutra, satin sutra juga memiliki karakteristik kain adem dan sangat lembut sehingga sangat nyaman digunakan. Pada umumnya kain ini banyak digunakan sebagai bahan pashmina, dan aneka model hijab. Keunggulan yang dimiliki kain ini sayangnya membutuhkan perawatan yang ekstra supaya kain bisa awet. Selain itu kelemahan dari jenis satin sutra adalah hanya memiliki varian warna tertentu saja.

Satin Kahatex

Jenis kain satin kahatex masih jarang dikenal dipasaran. Jenis kain memiliki karakteristik kain tebal dan kaku saat digunakan. Karena jenis kain ini memiliki kelebihan dalam ketebalannya maka jenis kain ini sangat cocok digunakan sebagai bahan dari furniture seperti tirai dan keperluan lainnya. Untuk dijadikan pakaian, kain satin jenis ini tidak disarankan karena banyak kelemahannya salah satunya terasa panas saat digunakan.

Satin Clarissa

Jenis kain satin clarissa biasanya digunakan sebagai bahan pembuatan tirai, kelambu, dan keperluan dekorasi pada pesta, dan keperluan laiannya. Pada penggunaan pakaian, satin jenis ini biasanya digunakan sebagai bahan bawahan seperti rok, celana, dll. Kelebihan jenis kain ini memiliki sifat kain yang lemas sehingga nyaman digunakan sebagai pakaian untuk bawahan.

Satin Bridal

Kain satin bridal juga memiliki sebutan kain Duchesse. Jenis kain ini biasa digunakan sebagai bahan utama gaun. Duchesse sendiri berasal dari bahasa Perancis yang artinya bangsawan. Sehingga penggunaan ini memang selaras dengan namanya yang biasa digunakan sebagai bahan pakaian untuk acara-acara mewah karena memiliki tekstur yang berkilau pada permukaan kainnya.

Satin Faconne

Satin Faconne juga disebut kain Jackquard. Kain jenis ini memiliki ciri khas motif berbentuk garis-garis, pasiley dan motif lainnya. Kain satin ini memiliki kualitas kain terbaik, memiliki bobot kain yang cukup berat, kain lembut saat terkena kulit, sehingga jenis kain satin ini sangat cocok digunakan sebagai bahan untuk pembuatan berbagai macam pakaian.

Satin Slipper

Jenis satin slipper mempunyai beberapa karakteristik diantaranya sifat kain kaku sehingga tidak cocok digunakan sebagai bahan pakaian. Namun, bahan ini sangat cocok dijadikan sebagai bahan pembuatan sepatu untuk penari balet dan sepatu-sepatu untuk anak-anak. Kelebihan kain ini bisa dicelupkan kedalam air, dan menjadi bahan pelapis sepatu.

Satin Delustered

Satin Delustered sudah biasa dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan berbagai macam pakaian untuk sehari-hari. Karakteristik jenis kain ini adalah ringan dan uniknya jenis satin ini memiliki permukaan mengkilap pada dua sisi kain sehingga kain ini memiliki julukan “peau de soie” yang arinya kain sutra. Dari semua jenis satin, jenis Delustered memiliki karakteristik yang paling unik.

Satin Cloth

Jenis kain satin ini masuk kategori kain yang mahal. Karena bahan dasar kain ini adalah wol yang diimpor langsung dari Perancis. Selain karakteristik yang memiliki kelebihan kain, kemewahan kain ini juga membuat harga jenis kain ini menjadi mahal. Selain karakteristik tadi, jenis satin ini pembuatannya melalui proses yang sangat spesial sehingga menciptakan kain yang sangat bagus dan memiliki kekuatan kain sehingga bisa awet.

Satin Roberto Cavalli

Jenis kain ini pada umumnya digunakan sebagai bahan pembuatan untuk baju tidur. Pada jenis satin ini memiliki beberapa karakteristik kain mudah menyerap keringat dengan baik, kain ini halus sehingga membuat nyaman sebagai baju tidur. Jenis satin ini sangat cocok digunakan disuasana tropis dan jenis satin roberto cavalli permukaan kain tidak terlalu mengkilap.

Satin Damask

Jenis satin ini merupakan kain yang indah karena memiliki pola kain yang indah sehingga kain ini sangat disukai oleh banyak kalangan. Satin ini berbahan sutra dengan ditenun yang membentuk motif bunga pada permukaan kain. Sehingga kain ini seperti kain beludru yang memiliki permukaan kain yang sangat halus. Maka jenis kain ini merupakan jenis kain kelas atas.

Satin Sateen

Perbedaan dari kain satin ini dengan satin pada umumnya adalah bahan dasar pembuatan kainnya. Namun perbedaan bahan dasar tersebut menghasilkan kain yang sedikit berbeda pada kain satin umumnya.

Penggunaan Kain Satin

Dalam dunia fashion, kain satin menjadi salah satu jenis kain pilihan sebagai bahan dasar pembuatan berbagai macam busana. Karakteristik yang mengkilap pada permukaannya membuat penampilan busan menjadi sangat mewah dan elegan sehingga disukai oleh banyak kalangan. Tidak hanya sebagai bahan pembuatan pakaian saja, kain ini juga digunakan sebagai bahan dasar pembuatan sepatu, dan keperluan rumah tangga.

Bahan Pakaian

Kain satin biasanya digunakan sebagai bahan pakaian blus atau kemeja wanita, penggunaan bahan satin ini sebagai blus agar sisi sensual dan glamour bisa didapatkan. Selain itu bahan ini juga banyak digunakan sebagai bahan pakaian yang dikombinasikan dengan batik.

Bahn satin juga banyak dimanfaatkan sebagai pakaian tidur seperti piyama, atau juga sebagai bahan kimono. Kelebihan kain yang halus dan lembut, selain itu kain yang mudah menyerap keringat membuat nyaman ketika digunakan untuk tidur. Karakteristik kain yang tidak mudah kusut juga sangat cocok digunakan sebagai pakaian tidur.

Kain satin pada umumnya juga digunakan sebagai pakain pesta, seperti gaun pengantin, lingerie, kebaya, celana pendek, dasi, blazer, gamis, sepatu balet dan lain-lainnya. Kain satin dalam dunia olahraga juga digunakan sebagai bahan pembuatan jaket baseball dan celana atlet.

Bahan Dekorasi Rumah

Bahan satin juga dimanfaatkan untuk pembuatan bantal, taplak meja, dompet, goodie bag, tirai, furnitur, dan lain-lainnya.

Tips Merawat Kain Satin

Agar kain satin awet maka diperlukan perawatan khusus, karena merawat dengan baik jenis pakaian apapun membuat bahan pakaian bisa bertahan lama.

Cara Mencuci

Cara mencuci pakaian dengan baik sangat penting dalam mempertahankan pakaian bisa menjadi awet. Setiap jenis bahan pakaian pasti memerlukan perlakuan yang berbeda-beda sesuai dengan karakteristik yang dimiliki bahan tersebut. Penggunaan sabun cuci juga sangat berpengaruh dengan keawetan pakaian,maka harus tepat dalam penggunaan sabun cuci.

Untuk pakaian dari bahan satin sebaiknya dicuci secara manual saja menggunakan tangan dan hindari mencuci dengan mesin cuci. Jika pakaian terkena noda, cukup menggunakan deterjen secukupnya dan mengucek dengan perlahan maka dengan mudah noda tersebut akan hilang. Supaya serat kain tidak rusak, selanjutnya menjemur pakaian tanpa memerasnya, jikalau memeraspun lakukan dengan cara perlahan dan jangan terlalu kuat. Kemudian jemur pakaian ditempat yang tidak terkena terik matahari langsung, cukup dibiarkan kering terkena angin saja.

Cara Menyetrika

Untuk menyetrika pakaian yang berasal dari bahan satin, gunakan setrika otomatis lalau atur sesuai jenis kain yang akan disetrika. Hal ini untuk menghindari permukaan kain agar tidak rusak karena terpapar panas secara langsung. Beberapa jenis bahan satin pada umumnya tidak mudah kusut. Sehingga tidak perlu sering disetrika.

Hindari penggunaan Jarum Pentul / Bros

Penggunaan jarum pentul, peniti dan bros kadang diperlukan. Namun, jika menggunakan benda tersebut harus berhati-hati karena akan merusak serat kain. Penggunaan jarum pentul, peniti dan bros biasanya dalam aplikasi jilbab supaya bentuk jilbab rapi dan tidak gampang berubah. Jika menggunakan benda tajam seperti itu, pilihlah jarum atau peniti yang tajam supaya kain tidak rusak akibat jarum yang tumpul.

Jangan Sembarangan Menggunakan Parfum

Bahan satin cukup sensitif terhadap bahan-bahan kimia. Parfum pada umumnya memiliki komposisi kimia yang rentan merusak kain satin. Salah satunya meninggalkan noda bekas parfum yang sulit dihilangkan. Pilih parfum yang non alkohol yang lebih aman dari bahan kimia sehingga bahan satin pakaian bisa awet dan tetap memiliki penampilan yang bagus. Pewangi pakaian saat pencucian juga rentan terhadap menurunnya kualitas bahan satin, maka jika menggunakan parfum atau pewangi pakaian harus sangat selektif.

Leave a response

13 − three =