0 items in your shopping cart

No products in the cart.

Bahan Kaos Polo

Bahan kaos polo memiliki beberapa jenis kain dengan kualitas yang berbeda-beda setiap jenisnya. Masing-masing jenis bahan kaos polo dibuat dari bahan berbeda-beda seperti katun, polyester dan kombinasi kedua bahan yaitu katun dan polyester. Kaos polo merupakan salah satu model kaos yang banyak disukai oleh banyak kalangan karena memberikan kesan semi formal dan bisa digunakan untuk santai. Untuk mengenal lebih jauh tentang bahan kaos polo, pada tulisan di bawah ini kami akan mengulas tuntas tentang bahan kaos polo.

Jenis-Jenis Bahan Kaos Polo

Bahan Kaos Polo

sumber : https://bukabukumu.com/

Nyaman dan tidaknya sebuah pakaian disebabkan oleh dua faktor, yaitu model dan bahan yang tepat. Pada kaos polo juga demikian, model kaos ini sudah bagus karena mampu memberikan beberapa kesan yang menarik. Namun itu saja tidak cukup agar bisa membuat nyaman saat digunakan. Jadi supaya bisa nyaman saat digunakan bahan kaos polo juga harus berasal dari bahan pilihan terbaik. Apa saja bahan-bahan yang sering digunakan sebagai bahan kaos polo ? Jawaban selengkapnya bisa di cek di bawah ini.

Bahan Lacoste

Nama Lacoste aslinya adalah sebuah nama perusahaan pakaian dari Perancis. Perusahaan ini pada umumnya memproduksi pakaian dengan bahan yang memiliki tekstur berpori. Karena peminat pakaian berpori ini semakin banyak dan menjadi populer, maka nama lacoste ini menjadi nama sebutan untuk pakaian memiliki bahan berpori-pori pada teksturnya seberti bahan kaos polo. Sesuai dengan kualitas bahannya, kaos berbahan lacoste berharga relatif mahal.

Bahan lacoste saat ini memiliki beberapa jenis turunannya yang berasal dari bahan yang berbeda-beda. Jenis lacoste apa saja itu ? Selengkapnya akan kami paparkan di bawah ini.

Bahan Lacoste Pique

Bahan Lacoste Pique berasal dari bahan katun sehingga jenis kain ini memiliki kualitas bahan lacoste terbaik. Bahan katun yang sudah populer ini memiiliki banyak kelebihan jika dipakai di cuaca tropis, diantaranya adalah mudah menyerap keringat dengan baik, adem, dan kain lembut. Sehingga jenis bahan kaos polo ini masuk dalam kategori kain yang berharga paling mahal diantara jenisnya.

Bahan Lacoste CVC Pique

Jenis bahan kaos polo satu ini berasal dari bahan kombinasi kedua bahan yaitu katun dan polyester. Jenis bahan lacoste satu ini juga memiliki daya serap air yang tinggi. Selain itu, bahan kaos polo ini juga kuat karena mengandung bahan polyester.

Bahan Lacoste PE Pique

Bahan kaos polo ini lebih murah dibandingkan dengan bahan lacoste cvc pique dan lacoste pique. Karena bahan kaos polo ini berasal dari serat sintetis yaitu serat polyester dengan kandungan 100%. Jenis bahan ini biasanya digunakan sebagai kaos polo promosi dan berbagai macam bahan kaos lainnya. Kelemahan bahan kaos polo ini adalah daya serap air yang buruk. Jenis bahan lacoste ini memiliki pori-pori besar dibandingkan jenis lacoste lainnya.

Namun bahan lacoste PE juga memiliki kelebihannya. Kelebihan bahan lakoste ini diantaranya harganya yang murah, sehingga banyak produsen menggunakan bahan ini untuk keperluan masal seperti kaos promosi, kaos pabrik, dll. Kelebihan selanjutnya bahan lacoste PE adalah bahan tidak menyusut dan tidak gampang kusut, sehingga penampilan bisa terus rapi sepanjang hari.

Bahan Lacoste Katun

Kain lacoste katun memiliki salah satu karakter bahan dengan tekstur pada permukaannya yang tidak rata dan sedikit kasar. Namun ciri tekstur berpori kecil pada umumnya berbentuk bukat, kotak, dan bentuk rajutan segitiga pada kedua sisi kainnya. Jenis kain ini merupakan bahan lacoste yang paling bagus untuk dijadikan sebagai bahan kaos polo. Bahn kaos polo ini juga memiliki karakteristik kain katun pada umumnya, yaitu kain adem dan mudah menyerap keringat sehingga nyaman digunakan.

Bahan Lacoste Cute

Bahan kaos polo satu ini pada umumnya sama dengan bentuk lacoste lainnya. Tetapi, bahan lacoste ini memiliki ciri khusus pada lubang rajutannya dengan pori-pori yang lebih kecil daripada lacoste PE, lacoste cvc, dan lacoste katun.

Bahan Lacoste Waffle

Bahan kaos ini disebut lacoste waffle disebabkan bahan ini memiliki tekstur pada kainnya berbentuk seperti tekstur wafer. Sehingga tekstur yang unik ini juga sangat bagus sebagai bahan kaos polo.

Bahan Katun

Kaos polo tidak hanya berbahan kain lacoste saja, tetapi bahan katun juga sering digunakan sebagai bahan kaos polo. Bahan kaos polo dari katun biasanya sering menggunakan jenis katun combed dan katun carded. Kedua bahan katun ini memiliki perbedaan pada karakteristiknya. Jika katun combed pada proses pembuatannya menggunakan teknik combing sehingga jenis kain ini disebut katun combed.

Sedangkan katun carded dalam proses pembuatannya menggunakan teknik carded sehingga nama teknik ini disematkan pada nama jenis kainnya yaitu katun carded. Kedua jenis bahan katun ini, katun combed memiliki tekstur kain yang lebih halus dan memiliki harga yang lebih mahal daripada katun carded. Kualitas katun combed lebih baik daripada katun carded sehingga katun combed memiliki kelebihan lebih halus, lebih adem, dan lebih nyaman digunakan.

Bahan Double Katun

Bahan kaos polo ini memiliki ciri kain yang lebih tebal daripada bahan katun combed 20s. Bahan double katun juga sangat populer dengan sebutan bahan double knit. Jenis bahan double katun ini memiliki sifat jatuh yang baik saat digunakan sehingga jenis bahan ini akan lebih nyaman digunakan untuk beraktivitas.

Tetapi, jenis bahan ini juga memiliki kekurangan, yaitu bahan ini gampang melar disebabkan oleh proses pencucian dan disebabkan juga oleh pemakaian yang sering. Jika menggunakan bahan ini sebagai bahan kaos polo, maka hal ini sangat tepat, karena bahan katun memiliki beberapa karakteristik yang sangat cocok digunkaan pada cuaca tropis.

Karakteristik Bahan Katun

Bahan sedikit kaku dan memiliki sifat lebih dingin sehingga nyaman digunakan di siang hari di cuaca yang panas.
Memiliki daya serap keringat yang baik sehingga tidak mudah gerah ketika beraktivitas.
Kain katun mudah rusak jika perawatannya tidak tepat seperti direndam dalam waktu lebih dari 1 jam menggunakan deterjen.

Kain juga rawan terhadap jamur sehingga dalam menyimpannya harus dalam kondisi benar benar kering dan ditempat yang kering juga.

Bahan Kain TC

Bahan kaos polo satu ini berasal dari bahan campuran antara katun dan polyester (teteron 65%). Sehingga bahan ini memiliki kelebihan yaitu, bahan tidak gampang kusut dan bahan tidak mudah melar meskipun sudah mengalami proses pencucian berkali-kali. Sedangkan kekurangannnya yaitu, bahan ini memiliki kualitas di bawah jenis katun carded karena jenis katun ini berasal dari bahan campuran sintetis.

Kain TC juga tidak memiliki karakteristik kaian katun pada umumnya, karena bahan ini daya serap keringatnya buruk dan agak panas jika digunakan dan tekstur kain sedikit kasar sehingga kurang nyaman saat digunakan.

Bahan Kain CVC (Katun Viscose)

Kain katun viscose atau CVC juga biasa digunakan sebagai bahan pembuatan kaos polo. Bahan ini berasal dari hasil campuran bahan katun combed 55% dengan viscose 45%. Sehingga bahan ini memiliki kelebihan tingkat penyusutannya lebih kecil. Selain itu jenis bahan ini juga memiliki daya serap keringat yang baik sehingga nyaman digunakan untuk beraktivitas.

Bahan Viscose

Pada umumnya bahan ini sering digunakan sebagai bahan pembuatan berbagai macam pakaian seperti busana pest, lingerie underware, busana casual, hingga jaket. Selaian itu bahan ini juga digunakan sebagai bahan pembuatan kaos polo. Sebagai pertimbangan dalam memilih bahan pakaian maka bahan viscose memiliki beberapa karakteristik kain.

Karakteristik Bahan Viscose

  • Bahannya bersifat jatuh dengan pilihan warnanya yang mengkilap dan bahan ini tidak kaku sehingga disukai oleh banyak kalangan.
  • Memiliki sifat sejuk dan kain lembut jika bersentuhan dengan kulit.
  • Memiliki daya serap keringat cukup baik sehingga tidak gampang gerah saat digunakan.
  • Bahan ini cepatrusak jika direndam memakai deterjen dengan durasi waktu yang lama.
  • Dapat dicuci dan di dry clean.

Bahan Polyester PE

Bahan berikutnya dalam pembuatan kaos polo adalah menggunakan bahan polyester PE. Jenis bahan ini memiliki karakteristik umum yaitu daya serap keringat buruk dan bahan ini tahan terhadapa panas tetapi bahan ini mudah terbakar jika tersentuh api. Untuk lengkapnya kami uraikan beberapa karakteristik bahan polyester PE di bawah ini.

Karakteristik Bahan Polyester PE

  • Jika bahan ini terkena noda dan minyak akan lebih sulit menghilangkannya meskipun sudah dilakukan pencucian.
  • Bahan Polyester lebih kuat jika direndam lebih dari 3 jam sebelum dilakukan pencucian.
  • Bahan ini pada penggunaannya menjadi campuran bahan alami seperti katun dan linen.

Bahan Combed Pique Diamond 30s

Bahan kaos polo ini memiliki kualitas bahan yang lebih bagus dari bahan dasar katun. Bahan Combed Pique Diamond berasal dari 100% serat Combed dengan permukaannya yang halus. Bentuk pola rajutan dari bahanini khas berbentuk segiempat atau berlian. Tekstur bahan kaos berkerah ini sangat lembut, halus dan adem saat dipakai, bahan ini sangat termasuk bahan kaos polo kualitas premium.

Kaos polo dengan bahan Combed Pique Diamond ini banyak digunakan sebagai bahan pembuatan seragam kantor atau pakaian-pakaian semi-formal. Bahan ini memiliki kelebihan membuat sangat nyaman dan mampu menyerap keringat dengan baik saat digunakan beraktivitas.

Bahan CVC Pique Hexagon 24s

Kaos polo disebut juga kaos wangki dengan bahan pembuatannya dari berbagai macam jenis bahan, salah satunya bahan CVC Pique Hexagon. Bahan ini mampu memberikan kenyamanan dan harga dipasaran cukup terjangkau. Kelebihan lainnya adalah pilihan warnanya yang beragam.

Perbedaan Bahan Combed Pique Diamond dan Bahan Pique Hexagon

sumber : https://kaospoloshirt.com/

Perbedaan antara bahan pique diamond dan pique hexagon selengkapnya bisa di cek ulasan di bawah ini agar kedepan bisa memilih bahan kaos polo dengan tepat.

Bahan Pique Diamond

Pada bahan Pique Diamond terdapat bentuk struktur rajutan yang membentuk segiempat, sementara bentuk rajutan pada Pique Hexagon membentuk segienam. Perbedaan kedua bahan ini akan tampak jelas jika melihatnya menggunakan kaca pembesar. Selain bentuk rajutannya, perbedaan kedua bahan ini adalah asal bahan bakunya.

Combed Pique Diamond berasal dari bahan Combed dengan 100% serat katun premium sehingga bahan kaos polo ini memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan dengan bahan CVC Pique Hexagon yang berasal dari bahan katun dengan polyester.

Bahan Pique Hexagon

Bahan CVC Pique Hexagon merupakan bahan kaos polo dengan harga yang lebih terjangkau. Karena bahan ini merupakan bahan campuran katun dan polyester sehingga bahan ini juga masih memiliki daya serap keringat dengan baik karena kandungan katunnya lebih besar. Maka bahan ini masih nyaman digunakan sebagai bahan pembuatan kaos berkerah.

Kedua bahan antara Pique Diamond dan Pique Hexagon memiliki lebar kain 45” namun perbedaan terdapat pada ketebalan kainnya yaitu, CVC Pique hexagon memiliki ketebalan kain 24s dan Combed Pique Diamond memiliki ketebalan kain 30s. Sehigga gramasi dari kedua bahan ini berbeda. Gramasi bahan CVC Pique Hexagon lebih berat dengan gramasi 200-210 gsm sedangkan Combed Pique Diamond memiliki gramasi yang lebih kecil yaitu 180-190 gsm

Pilihan warna kain CVC Pique Hexagon lebih banyak daripada pilihan warna kain Combed Pique Diamond. Pada bahan CVC Pique Hexagon mempunyai 22 warna kain. Sedangkan kain Combed Pique Diamond hanya mempunyai 4 warna seperti Putih, Navy, Hitam Reaktif Special dan Misty Putih Bluish.

Kelebihan Kaos Polo

sumber : https://shopee.co.id/

Model kaos dengan kerah akan memberikan kesan lebih kalem dan trendi. Kaos polo digunakan dalam penampilan yang jauh lebih santai dan juga bisa untuk penampilan formal seperti acara-acara perusahaan, acara dinas, acara promosi, untuk pergi kuliah, dll.

Penggunaan Bahan Kaos Polo

sumber : https://elkafashion.com/

Penggunaan bahan kaos polo tidak hanya digunakan sebagai kaos polo saja, tetapi bahan ini juga bisa digunakan untuk pembuatan berbagai macam model pakaian. Model dan macam apa saja penggunaan bahan ini pada umumnya ? Selengkapnya mari kita simak penjelasan di bawah ini.

Kaos Polo

Kaos Polo adalah kaos dengan memiliki ciri kerah di bagian leher kaosnya. Pada umumnya kaos berkerah ini digunakan dalam berbagai macam kegiatan, baik itu santai atau formal. Dalam kondisi formal, kaos polo bisa digunakan sebgai baju kantor, baju untuk ke kampus, dll. Untuk acara santai, kaos polo bisa dipadukan dengan celana pendek dan sepatu ket.

Kaos Polo Lengan Panjang

Kaos polo juga ada yang model lengan panjang. Jenis model ini biasanya digunakan untuk acara semi formal dan formal saja.

Dress

Bahan kaos polo juga bisa digunakan untuk bahan pembuatan dress. Pada model dress berbahan pique terdiri dua model yaitu dress dengan lengan dan model dress tanpa lengan (sleeveless). Dress berbahan pique ini penggunaannya biasa digunakan sebagai pakaian santai atau bisa juga untuk pakaian bekerja.

Henley

Model henley merupakan model baju yang hampir mirip dengan kaos polo, perbedaan kedua model ini terletak pada jenis kerahnya. Pada model kaos Henley dibuat tanpa menggunakan kerah dan di bagian kancing dan kerahnya seperti membentuk huruf Y.

Outer

Outer atau blazer juga sangat populer sebagai busana pelengkap supaya penampilan bertambah lebih menarik. Pada pembuatan outer ini salah satunya juga menggunakan bahan kaos polo. Namun pembuatan outer dengan bahan kaos polo masih jarang dilakukan.

Demikian penjelasan tentang bahan kaos polo yang memiliki tekstur unik. Dan ternyata bahan pembuatan kaos polo sangat beragam jenisnya. Selain itu, pemanfaatan bahan untuk pembuatan kaos polo ini juga beragam juga sebagai bahan pakaian lainnya. Pada akhirnya, ulasan tentang bahan kaos polo di atas bisa menambah pengetahuan kita sebagai panduan saat dalam memilih kaos polo yang akan kita beli dan kita gunakan nantinya.

Leave a response

17 − five =